Drama lima gol mewarnai laga antara Belgia versus Prancis pada partai semifinal UEFA National League 2021. Bermain di Stadion Juventus, Italia, Jumat (8/10/21), Belgia yang bertindak sebagai tuan rumah harus mengakui keunggulan Prancis yang notabene berstatus sebagai juara Piala Dunia 2018 dengan skor akhir 2-3.
Belgia sempat unggul dua gol terlebih dahulu di babak pertama melalui Yannick Carrasco di menit ke-37 dan Romelu Lukaku di menit ke-40.
Namun Prancis tak langsung menyerah begitu saja dengan melakukan aksi comeback yang luar biasa padai babak kedua. Skuad asuhan Didier Deschamps langsung membalas tiga gol lewat lesakkan Karim Benzema di menit ke-62, sepakan penalti Kylian Mbappe pada menit ke-69, dan gol telat Theo Hernandez di menit ke-90.
Dengan hasil ini, Prancis memastikan diri melaju ke partai final dan akan menantang finalis lainnya, Spanyol. Keduanya akan bertarung dalam perebutan juara UEFA National League 2021, pada Senin (11/20/21) dinihari WIB di Stadion San Siro.
Sementara bagi Belgia sendiri, hasil ini tentulah sangatlah mengecewakan karena mereka gagal melangkah ke final dengan skuad emas saat ini. Eden Hazard dkk akan bertemu Italia dalam memperebutkan tempat ketiga pada Minggu (10/10/2021) malam WIB.
Jalannya Pertandingan
Di laga kali ini, juru taktik dari kedua tim menurunkan skuad terbaiknya masing-masing demi ambisi mendapatkan kemenangan.
Baru tiga menit berjalan, Kevin de Bruyne nyaris membawa Belgia unggul terlebih dahulu. Namun sayang, sepakan playmeker Manchester City itu masih berada dalam dekapan kiper Prancis, Hugo Lloris.
20 menit babak pertama berjalan, Belgia terlihat begitu mendominasi pertandingan lewat penguasaan bola dan jumlah tembakan. Akan tetapi, rapatnya barisan pertahanan Prancis membuat para pemain Belgia kesulitan untuk menciptakan gol.
Sementara Prancis bukannya tanpa ada perlawanan. Sesekali Paul Pogba dkk melancarkan serangan balik dengan mengandalkan kecepatan Kylian Mbappe dan juga Antoine Griezmann. Kecepatan yang dimiliki kedua pemain ini terlihat membuat pemain belakang Belgia kerepotan.
Tampil menekan dan mengurung hampir setengah area pertahanan Prancis, Belgia akhirnya bisa memecah kebuntuan di menit ke-37 lewat wingernya, Yannick Carrasco. Mendapat sodoran bola dari rekannya, pemain berusia 28 tahun itu menusuk dan meliuk-liuk di area kanan kotak penalti lawan lalu melepaskan sepakan keras mendatar yang membuat Hugo Lloris mati langkah.
Tiga menit berselang, gawang Prancis kembali kebobolan untuk kedua kalinya. Kali ini giliran Romelu Lukaku yang mencatatkan namanya di papan skor. Mendapat umpan terobos dari De Bruyne, Lukaku yang sedikit melakukan aksi dummy dapat mengelabui Lucas Hernandez sebelum melepaskan tendangan keras dengan kaki kanan yang tak mampu dihalau Lloris.
Skor 2-0 inipun bertahan dan menutup paruh pertama.
Selepas turun minum, Prancis yang sudah tertinggal dua gol mulai meningkatkan intensitas serangan mereka.
Di babak kedua kali ini, Prancis perlahan mengambil alih permainan dengan melancarkan serangan dari berbagai lini. Percobaan demi percobaan terus dilakukan oleh skuad Ayama Jantan dalam upaya mengejar ketertinggalan.
Pada menit ke-57, Antoine Griezmann nyaris mencetak gol setelah mendapat sodoran dari Mbappe. Namun, sepakan yang kurang sempurna membuat bola hanya meluncur tipis di sisi kiri gawang Courtois.
Gol yang ditunggu oleh Prancis akhirnya datang pada menit ke-62. Mendapat bola sodoran dari Mbappe, Benzema yang mendapatkan pengawalan dengan lihai mengecok para pemain Belgia lalu melepaskan tembakan dengan memutar badan yang tak mampu diantisipasi Thibaut Courtois.
Usai gol Benzema, para pemain Prancis kian bersemangat mengejar ketertinggalan dari lawannya itu. Meski tanpa gelandang enerjik mereka N’Golo Kante yang harus absen, lini tengah Prancis mampu bermain baik dengan meladeni kualitas pemain tengah Belgia.
Naas bagi Belgia ketika di menit ke-68 wasit memberikan hadiah penalti bagi Prancis akibat pelanggaran yang dilakukan Youri Tielemans kepada Antoine Griezmann. Kali ini Mbappe yang maju sebagai eksekutor dan tanpa keragu-raguan, penyerang PSG ini mampu menaklukkan Thibaut Courtois sekaligus membuat skor menjadi 2-2.
Terhenyak gol penyama yang dilakukan kubu Prancis, Belgia kembali mencoba bangkit dan perlahan mengambil alih permainan. Pada laga kali ini, lini tengah Belgia dibuat berjibaku meladeni lini tengah Prancis, apalagi kedua pelatih sama-sama menurunkan formasi dengan menumpuk banyak pemain di lini tengah.
80 menit berlalu, kedua tim secara bergantian melancarkan jual beli serangan guna mencari gol. Akan tetapi, rapatnya pertahanan kedua tim membuat gol tak ada yang tercipta.
Pada menit ke-87, Romelu Lukaku berhasil membawa Belgia kembali unggul atas Prancis lewat gol yang dilesakkan memanfaatkan umpan Carrasco. Sial bagi Lukaku, karena wasit menganulir gol tersebut dan menganggap Lukaku telah berada dalam posisi offside.
Berselang dua menit kemudian, Prancis langsung meresponnya melalui tendangan bebas Paul Pogba. Tapi sayang, tendangan pemain Manchester United itu hanya menerpa mistar gawang dari Belgia.
Ketika pertandingan hendak berlanjut ke babak tambahan, Theo Hernandez muncul sebagai pahlawan Prancis ketika sukses melepaskan sepakan keras yang menghujam gawang Courtois. Prancis pun berbalik unggul 3-2 atas Belgia.
Alih-alih ingin mengejar ketertinggalan, peluang demi peluang dari Belgia selalu menemui kebuntuan dan skor 3-2 untuk keunggulan Prancis pun bertahan hingga wasit meniup peluit panjang akhir pertandingan.
(LN)
Leave a Reply