Laga perdana Liga Inggris kontra West Ham United di Stadion Olimpiade London, markas West Ham, Minggu (07/08/2022) malam WIB, akan menjadi panggung audisi salah satu rekrutan anyar Manchester City, yakni Erling Haaland.
Erling Haaland datang ke kota Manchester usai ditebus dari Borussia Dortmund dengan harga yang dibilang fantastis yaitu mencapai 51 juta poundsterling atau senilai Rp 908 miliar. Haaland sukses mencatatkan 62 gol dari 68 penampilan bersama tim berjuluk Kapal Selam Kuning itu.
Dia diharapkan akan menjadi juru gedor baru The Cityzen, setelah pada musim sebelumnya sang arsitek Man City, Pep Guardiola kerapkali menggunakan false nine di setiap pertandingan yang dilalui Man City. Namun, banyak yang meragukan ketajaman penyerang bertubuh bak raksasa ini karena Liga Inggris adalah liga yang baru dijajalnya.
Salah satu yang turut menanggapi adalah pengamat sepakbola, Jamie Carragher. Legenda Liverpool ini meyakini bahwa kedatangan Erling Haaland tidak memberi perbedaan terlalu besar kepada timnya.
“Mereka memiliki tim yang hebat dan manajer yang hebat, dan saya benar-benar berpikir masuknya Haaland tidak akan membuat banyak perbedaan dalam hal jumlah poin yang mereka dapatkan (di Premier League),” ujar Carragher kepada Sky Sports.
“Dia mungkin didatangkan hanya untuk membuat perbedaan di pertandingan-pertandingan di mana mereka gagal sebelumnya, mungkin dia akan lebih banyak dilibatkan di Liga Champions ketimbang Premier League,” pungkasnya.
Sejauh ini penampilan Haaland bisa dibilang tidak buruk-buruk amat. Dalam pertandingan uji coba pramusim, penyerang berkebangsaan Norwegia itu turut mencetak sebiji gol kemenangan atas Bayern Munchen, Minggu (24/07/2022) beberapa bulan lalu.
Jadi, sekali pun dinilai bakal mengalami kesulitan, Haaland diyakini akan memberikan sedikit pengaruh dalam pertandingan nanti.
Dikutip dari situs Whosoccer, Erling Haaland keumngkinan akan dipasang sebagai ujung tombak didampingi Riyad Mahrez dan juga Jack Grealish sebagai penyerang sayap dalam formasi andalan 4-3-3.
Di lini belakang, skuad asuhan Pep Guardiola tidak terlalu banyak mengalami perubahan karena mereka masih mengandalkan pemain-pemain lama seperti Kyle Walker, Ruben Dias, dan juga Joao Cancelo.
Di atas kertas, Manchester City memang jauh diunggulkan untuk memenangkan pertandingan. Tapi, dilihat dari skuad musim ini, Kevin de Bruyne dkk diyakini akan mendapatkan perlawanan yang sengit mengingat lagan anti akan digelar di markas West Ham.
Bagi pelatih West Ham, David Moyes, melawan Manchester City di laga pembukan adalah laga yang menarik dan pastinya menguras tenaga serta emosi. Mantan pelatih Manchester United itu paham betul akan permainan sang juara bertahan Liga Inggris musim lalu dan dirinya telah menginstruksikan anak asuhnya untuk bermain spartan.
The Hammers musim ini tidak terlalu banyak melakukan perubahan. Meski kehilangan sosok kapten Mark Noble yang memilih gantung sepatu, tim asal ibukota London ini sukses mendapatkan penyerang muda, Gianluca Scamacca dari Sassuolo.
“Ini akan menjadi laga pembuka yang sulit,” ujar David Moyes dalam konferensi pers usai latihan terakhir kemarin.
“Man City akan selalu menjadi lawan yang tidak menyenangkan, karena mereka punya skuad yang berkualitas, pelatih berpengalaman, ditambah lagi mereka adalah juara bertahan musim lalu,” tutup Moyes.
Musim lalu, West Ham mengakhiri kompetisi Liga Inggris dengan berada di posisi ke-7 pada tangga klasemen akhir. Padahal di paruh musim pertama, Declan Rice sempat berada di empat besar dan memanaskan persaingan dengan klub besar lainnya.
Di kubu Man City sendiri, Pep Guaradiola bisa leluasa memilih pemain terbaiknya. Pasalnya, tim secara keseluruhan berada dalam kondisi bugar. Tentunya, para pasukan Manchester Biru itu diminta untuk bisa move on pasca dikalahkan 1-3 dari Liverpool pada partai final Community Shield, Sabtu (30/07/2022) akhir pekan lalu.
(LN)
Leave a Reply