[MotoGP] Dovizioso Gantung Helm Usai MotoGP San Marino

Rider dari tim WithU Yamaha RNF, Andrea Dovizioso, secara resmi memutuskan pensiun dari MotoGP musim ini dan dirinya tidak akan lagi menunggangi motor Yamaha per 4 September 2022. Dovizioso menjadi pembalap paling senior di MotoGP setelah Valentino Rossi memutuskan pensiun.

Pengumuman Andrea Doviozioso bakal pensiun dari MotoGP dipublikasikan pada Kamis (04/08/2022) dua hari jelang free practice MotoGP Inggris 2022.

Kontrak rider Italia bersama Yamaha masih sampai akhir musim ini, namun Dovi (sapaan akrabnya) memutuskan untuk gantung helm lebih cepat dan tidak akan menunggu sampai musim MotoGP ini selesai.

Sebagaimana diketahui, Dovizioso akan secara resmi meninggalkan dunia balap motor setelah melakoni tiga seri balapan lagi yaitu MotoGP Inggris 2022, MotoGP Austria 2022, dan MotoGP San Marino 2022.

Seri balapan di San Marino nantinya akan menjadi balapan terakhir sekaligus momen perpisahan termanis bagi dirinya. Dovi mulai masuk ajang MotoGP di tahun 2002 dengan berlaga di kelas 125 CC melalui tim Scot Honda dan dirinya memulai debut di MotoGP pada tahun 2009. Saat itu dirinya masuk ke tim Repsol Honda sebagai pengganti dari Nicky Hayden.

Salah satu penyebab yang membuat Dovizioso ingin gantung helm dari ajang MotoGP adalah dirinya kesulitan tampil hebat bersama RNF Yamaha musim ini, padahal Dovizioso menjadi satu-satunya pembalap yang belum mengalami crash di paruh pertama MotoGP musim ini.

Diketahui juga bahwa Dovizioso selalu berjuang untuk mendapatkan finis ke-15 di atas posisi 15 besar. Pencapaian terbaik rider 36 tahun itu adalah kala finis ke-11 pada MotoGP Portugal, April 2022 lalu.

“Tentu saja, kami semua sedih bahwa Andrea akan meninggalkan olahraga ini lebih awal dari perkiraan. Dia adalah salah satu dari sekian nama besar di MotoGP dan pastinya dirinya akan sangat dirindukan di paddock” ujar Team Princial Monster Energy Yamaha, Lin Jarvis, dalam keterangan resminya, Jumat (05/06/2022).

Jarvis menambahkan bahwa Yamaha beruntung karena Dovizioso mau bergabung dengan tim satelit untuk menggantikan Franco Morbidelli pada akhir-akhir musim lalu.

“Sayangnya, Andrea harus kesulitan untuk mendapatkan potensi maksimum dari M1 dan hasilnya tak kunjung datang, di mana itu mencipatkan rasa frustasi bagi dirinya (Dovizioso) yang bisa dipahami. Akhirnya, pada liburan musim panas, dia mengonfrimasi pada kami terkait keinginannya untuk pensiun sebelum akhir musim,” tutup Jarvis.

Keputusan pensiun di tengah musim sangat jarang. Akan tetapi, pembalap berjuluk Desmo Dovi itu menuturkan kalau dirinya sudah tak memiliki motivasi untuk balapan lebih lama lagi sehingga memilih pensiun lebih awal.

Dovizioso juga mengatakan bahwa dirinya berterima kasih pada Yamaha. Sayangnya, MotoGP sudah berubah drastis pada beberapa tahun belakangan ini. Situasinya sangat berbeda, dan dirinya merasa tidak pernah nyaman berada di atas motor meskipun Yamaha dan timnya sudah mengerahkan kemampuan terus menerus untuk perubahan pada motor.

“Hasilnya negatif, tapi terlepas dari itu, saya tetap menganggapnya sebagai pengalaman hidup yang sangat penting. Ketika ada banyak sekali kesulitan, anda harus tetap memiliki kemampuan untuk mengatur situasi dan emosi dengan baik,”ujar Dovizioso.

Dovizioso menambahkan, hubungan dirinya dan Yamaha, tim, dan juga mekanik tetap baik dan profesional. Semua yang terlibat dianggapnya sudah positif dan membangun.

“Pertama-tama, saya ingin berterima kasih kepada Yamaha lalu tim serta WithU, karena mereka memberikan saya sebuah dukungan besar dan mereka memahami saya. Itu sangat penting bagi saya,” ungkap Dovizioso, sebagaimana dikutip dari Crash.

“Tapi tidak apa-apa, saya biasa saja dan ini merupakan momen yang tepat untuk membuat keputusan ini.”

“Sebagai pembalap, ketika Anda tidak bisa berada di posisi yang Anda inginkan, pikiran Anda mulai memikirkan hal-hal seperti berhenti.”

“Saat ini, saya mulai berpikir bahwa Misano akan menjadi balapan terakhir yang tepat. Lalu melakukan balapan kandang terakhir saya dan finis di sana dengan pesta serta senyum lebar dari teman-teman dan semua penggemar,” tutup Dovi.

Selanjutnya, Yamaha bergerak cepat dan sudah menujuk pengganti pembalap kelahiran Forlimpopoli, Italia tersebut. Salah satu tes rider Yamaha, Cal Crutchlow akan menggantikan peran Dovizioso di 6 seri balapan terakhir MotoGP 2022. Rider asal Inggris itu akan memulai tugasnya di GP Aragon hingga seri penutup di Valencia ke depannya.

(LN)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*