Duel Super Big Match Babak 16 besar Liga Champions 2022/2023 yang mempertemukan Liverpool kontra Real Madrid, berakhir untuk kemenangan Real Madrid. Laga final kepagian kedua tim tersebut menyajikan drama 7 gol yang tercipta.
Kemenangan ini sekaligus memperpanjang rekor Los Blancos yang dalam 14 tahun terakhir selalu menang atas The Reds di ajang paling bergengsi Benua Biru tersebut.
Bertandang ke Anfield Stadium, Rabu (22/02) dini hari WIB, Madrid yang datang dengan kepercayaan diri tinggi usai memetik hasil positif di liga domestik berhasil mempecundangi tuan rumah dengan skor meyakinkan 5-2.
Sejatinya Si Merah Liverpool mampu unggul cepat 2-0 melalui gol yang dilesakkan Darwin Nunez (4’) dan Mohamed Salah (14’). Namun, Madrid memaksa babak pertama tuntas dengan skor 2-2 lewat brace Vinicius Junior (21’, 36’). Selepas turun minum, Los Blancos mengamuk dan berhasil mengoyak gawang Allison Becker sebanyak tiga kali melalui gol sundulan Eder Militao (47’) dan brace Karim Benzema (55’, 67’).
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi anak asuh Carlo Ancelotti dalam menjamu Liverpool di Santiago Bernabeu di leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2022/2023, Kamis (16/03), di mana gantian Madrid yang akan menjadi tuan rumah.
Di sisi lain, ini akan menjadi pekerjaan rumah yang berat bagi kubu Liverpool pada leg kedua pekan depan. Tentu tidak mudah mencetak lebih dari dua gol ke gawang Madrid apalagi mentalitas yang dimiliki para pemain Madrid kala bermain di hadapan pendukungnya. Sang entrenador Jurgen Klopp harus memutar otak demi memperebutkan satu tiket ke babak perempatfinal.
Jalannya Pertandingan
Bertanding di Anfield Stadium, Rabu (22/02) dini hari WIB, baik Madrid maupun Liverpool turun dengan skuad terbaiknya. Kedua tim bertanding dengan penuh kepercayaan diri tinggi usai sama-sama meraih hasil positif pada akhir pekan kemarin.
Sejak menit awal babak pertama dimulai, kedua tim langsung memperagakan permainan terbuka. Liverpool yang mendapat suntikan dukungan publiknya sendiri langsung tancap gas di menit awal dengan memberi tekanan ke lini pertahanan Madrid. Alhasil pada menit ke-4, seisi stadion Anfield dibuat bergemuruh usai Darwin Nunez berhasil merobek jala Thibaut Courtois memanfaatkan umpan Mohamed Salah.
Madrid berusaha merespon akan gol cepat tersebut dengan mencoba membangun serangan dari lini tengah yang dikomandoi Luka Modric dan Federico Valverde. Namun, mereka sedikit kesulitan akibat kondisi lapangan yang sedikit licin sehingga membuat serangan mereka sedikit terhambat.
Petaka untuk Madrid terjadi di menit ke-14, ketika Thibaut Courtois melakukan blunder fatal. Kiper timnas Belgia itu gagal membuang bola hasil operan dari Dani Carvajal, sehingga bola pantulan dari kakinya mengarah tepat di depan mata Mohamed Salah. Tanpa membuang waktu lama, Salah yang tanpa pengawalan dengan mudah menceploskan bola ke dalam gawang sekaligus membawa Liverpool unggul 2-0 atas Madrid.
Berada dalam situasi tertinggal 0-2 membuat Madrid mencoba kembali membangun serangan dari tengah dengan memanfaatkan penguasaan bola. Si Putih terus menekan area pertahanan Liverpool melalui sisi sayap memanfaatkan kecepatan Vincius Jr dan juga Rodrygo. Gol bagi Madrid pun datang di menit ke-21 melalui Vincius Jr. Bermain satu dua sentuhan dengan Benzema, winger Brasil itu melepaskan sepakan keras melengkung dari dalam kotak penalti yang tidak mampu digagalkan Allison Becker.
Usai mampu memperkecil kedudukan menjadi 1-2, anak-anak Madrid mulai meningkatkan tempo permainan dan membuat pertandingan berjalan ketat. Pertandingan pada babak pertama kembali disuguhkan oleh aksi blunder. Setelah sebelumnya Courtois yang melakukan blunder, kali ini giliran Allison Becker yang melakukannya di menit ke-36. Mendapat backpass dari Joe Gomez, Allison yang sadar ada tekanan dari Vinicius, salah melakukan clearance sehingga bolanya mengenai kaki Vincius dan mengarah ke gawang sendiri. Skor 2-2 kedua tim pun bertahan hingga babak pertama berakhir.
Selepas turun minum, Madrid mencoba menaikkan intensitas permainan. Meski bertindak sebagai tamu, Benzema dkk seolah tak mendapat mendapat tekanan dan terlihat cair memainkan satu dua sentuhan antar pemainnya. Pada menit ke-47 babak kedua berjalan, Eder Militao berhasil membawa Madrid berbalik unggul 3-2 setelah sukses merobek jala Allison melalui sundulan kerasnya memanfaatkan umpan ciamik Luka Modric.
Tertinggal dari tim tamu, Liverpool mencoba keluar dari tekanan dan berusaha mengejar ketertinggalan dengan menempatkan Moh Salah menjadi motor serangan. Namun, disiplinnya pertahanan Madrid membuat sejumlah serangan tuan rumah selalu kandas.
Duet Vinicius dan Benzema yang menjadi motor serangan Madrid kerapkali memberi kerepotan bagi lini pertahanan Liverpool. Terbukti, pada menit ke-55, Karim Benzema mencatatkan namanya di papan skor usai menceploskan bola ke jala Liverpool setelah menerima umpan dari Rodrygo. Bola sepakan Benzema sempat mengenai kaki Joe Gomez sehingga memperdayai arah pandangan Allison dan Madrid pun unggul 4-2.
Sudah unggul dua gol atas tuan rumah Liverpool, para pemain Madrid terlihat begitu cair dalam mengatur ritme permainan. Mereka terlihat santai dalam melakukan penguasaan bola sembari melakukan operan-operan pendek. Sementara rasa frustasi nampak terlihat di wajah para pemain Liverpool dan juga pelatihnya Jurgen Klopp yang terlihat beberapa momen tertangkap kamera mengekspresikan rasa kekecewaan dengan permainan anak asuhnya.
Nestapa bagi Liverpool semakin dalam dan berat usai gawangnya kembali kebobolan untuk kelima kalinya. Tepat di menit ke-67, Benzema kembali membukukan gol keduanya sekaligus menambah luka bagi pasukan The Reds dan juga para pendukung yang hadir menyaksikan laga tersebut. Memanfaatkan bola rebound di lini tengah, Vinicius yang mendapat sodoran dari Luka Modric dengan cerdik memberikan umpan kepada penyerang berusia 34 tahun itu. Dengan skill yang mumpuni, Benzema melakukan gocekan sebelum akhirnya memperdaya Allison Becker.
Hasil 5-2 pun bertahan hingga wasit meniup pluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, di mana Real Madrid keluar sebagai pemenangan dalam laga tersebut. Kemenangan ini setidaknya membuat Los Blancos menginjakkan satu kaki di perempat final. Sementara berbanding terbalik dengan Liverpool, di mana mereka dihadapkan dengan partai sulit ditambah beban akan defisit tiga gol atau lebih demi memuluskan langkah mereka ke babak selanjutnya.
(LN)
Leave a Reply