Komang Ayu Cahya Dewi. pebulutangkis tunggal puteri berusia 17 tahun (peringkat 591 dunia) tampil sebagai penentu kemenangan Tim Rajawali pada hari kedua perhelatan Mola TV PBSI Thomas & Uber Simulation 2020.
Pebulutangkis asal Bali kelahiran 21 Oktober 2002 itu tampil sebagai tunggal ketiga pada turnamen yang diselenggarakan di lapangan pelatnas PBSI Cipayung Jakarta. Pada pertandingan tersebut Komang yang juga merupakan semifinalis Italian Junior International Challenge 2020 harus bersusah payah mengalahkan lawannya yang lebih junior Ester Nurumi Tri Wardoyo dengan skor rubber game 21-19, 17-21, 21-19.
Sebagaimana dipetik dari situs resmi PBSI, Komang yang juga pemain binaan PB Djarum ini
mengaku bermain nothing to lose karena di pertandingan penentu pasti mentalnya diadu. “Jadi saya mencoba untuk tenang. Rasa tegang ada sedikit, mau menampilkan yang terbaik, tapi kalau beban sih enggak ada,” kata Komang usai laga
Tim Rajawali sebenarnya sudah unggul 2-0 terlebih dahulu melalui Fitriani yang berhasil mengalahkan Ruselli Hartawan dengan straight game 24-22, 21-4, serta Ribka Sugiarto/ Siti Fadia Silva Ramadhanti yang mengalahkan Amalia Cahya Pratiwi/ Apriyani Rahayu juga
dengan straight game 21-14, 21-15.
Namun di dua pertandingan berikutnya, tunggal kedua serta ganda kedua Rajawali tidak bisa meneruskan kemenangan pemain sebelumnya. Saifi Rizka Nur Hidayah harus takluk dari
seniornya Choirunissa dengan skor 13-21.14-21.
Begitu pula dengan ganda kedua Melani Mamahit/Tryola Nadia yang tidak mampu mengatasi perlawanan Meilysa Trias Puspita Sari/ Rachel Alessya Rose dengan skor 19-21,19-21 dan memaksa pertandingan kelima harus dimainkan.
Selanjutnya Tim Rajawali akan melawan Tim Harimau dan akan ditayangkan Jumat 11 September 2020, eksklusif di Mola TV. Bagaimana prediksi kamu?
(RM)
Leave a Reply