Setan Merah Dipecundangi Malik Risaldi dan Kolega, Manchester United (0) – (1) ASEAN All Stars

Manchester United harus menanggung malu usai takluk dari ASEAN All Stars dalam laga perdana tur Asia.

Bertanding di Stadion Nasional Bukit Jalil, Malaysia, Rabu (28/05/2025), dengan disaksikan hampir 72.000 suporter, Bruno Fernandes dkk harus kalah 0-1 lewat gol tunggal Maung Maung Lwin pada menit ke-71 memanfaatkan umpan Adrian Segecic.

Meski laga hanya bertajuk tur Asia, Ruben Amorim yang merupakan pelatih Manchester United menurunkan skuad relatif kuat dengan hampir sebagiannya adalah pemain inti.

Sementara skuad sang lawan, ASEAN All Stars, dihuni para pemain pilihan dari 10 negara berbeda, termasuk dua di antaranya adalah pemain Timnas Indonesia, yaitu Kakang Rudianto (Persib Bandung) dan Malik Risaldi (Persebaya Surabaya).

Kekalahan ini tentu menjadi pembelajaran bagi Amorim sebelum terbang ke Hong Kong untuk menghadapi Timnas Hong Kong pada Jumat ini.

Jalannya Pertandingan

Bertajuk laga tur Asia, MU masih diselimuti kekecewaan besar usai gagal di kompetisi Eropa, dimana mereka mengakhiri musim 2024/2025 tanpa gelar apapun.

Berlaga di Stadion Nasional Bukit Jalil, Manchester United turun dengan skuad terbaik di antaranya ada Andre Onana, Casemiro, Rasmus Hojlund, Manuel Ugarte, Harry Maguire, Diogo Dalot, dan Kobbie Mainoo yang mengisi line-up melawan tim ASEAN All Stars.

Sementara Kim Sang-Sik yang dipercaya memimpin tim ASEAN All Stars seolah tidak ingin melupakan momen istimewa tersebut dengan menurunkan 11 pemain terbaik pilihannya dalam meladeni permainan tim tamu.

Untuk pos penjaga gawang, pelatih asal Korea Selatan itu menaruh kepercayaan kepada penjaga gawang Timnas Thailand Patiwat Khammai. Sementara untuk lini serang, Sang-Sik memilih Nguyen Hai Long dan Dukuly untuk menemani Abdel Kader Coulibaly.

Ketika wasit meniup pluit tanda dimulainya pertandingan, para pemain MU mencoba mengambil alih permainan dengan memberi tekanan ke lini pertahanan ASEAN All Stars sejak menit awal.

Terlihat anak asuh Amorim cukup mendominasi penguasaan bola, namun kesulitan menciptakan peluang berarti. Serangan demi serangan para pemain MU mudah dipatahkan oleh kedisiplinannya pemain bertahan ASEAN All Stars yang dikomandoi Mohamed Faeez Khan dan Amani Aguinaldo.

Merasa kesulitan dalam menciptakan peluang, pada menit ke-32 Amorim melakukan pergantian pemain dengan menarik keluar Maguire dan Casemiro digantikan pemain akademi MU, Sekou Kone dan Jamer Armer. Masuknya kedua pemain tersebut, MU mulai bisa mengancam gawang ASEAN All Stars.

Meski mendominasi jalannya laga, MU masih kesulitan dalam menciptakan gol sehingga laga kedua pada babak pertama harus berakhir dengan skor kacamata.

Memasuki babak kedua, kedua tim melakukan pergantian secara keseluruhan pada tim guna memberikan kesempatan kepada pemain lain sekaligus memberikan penyegaran.

Amorim juga mulai memainkan Bruno Fernandes dan Alejandro Garnacho guna menambah kreatifitas di lini tengah dan sisi sayap penyerangan MU.

Meski begitu, ASEAN All Stars seolah tidak gentar dengan nama besar MU dan terlihat mereka sedikit mendominasi jalannya pertandingan di 10 menit awal babak kedua. Tidak itu saja, tim besutan Kim Sang-sik juga menerapkan garis pertahanan yang tinggi.

Laga kedua tim yang terbilang cukup alot belum sekalipun menghadirkan gol, meski sudah berjalan satu jam. MU terlihat terus melancarkan serangan demi serangan, namun tetap saja mengalami kebuntuan akibat penyelesaian akhir yang kurang sempurna.

Gol pun akhirnya datang sekaligus membuat seisi Stadion Nasional Bukit Jalil bergemuruh. ASEAN All Stars yang bertindak sebagai tuan rumah berhasil membobol gawang MU.

Kapten Timnas Myanmar, Maung Maung Lwin berhasil membawa ASEAN All Star unggul 1-0 atas MU usai berhasil memperdayai penjaga gawang MU Tom Heaton, usai memanfaatkan umpan akurat Adrian Segecic.

Unggul 1-0 membuat pelatih ASEAN All Stars menginstruksikan anak asuhnya untuk menaikkan garis pertahanan tinggi guna mengamankan keunggulan atas tim tamu tersebut.

MU yang tertinggal satu gol dari tuan rumah mencoba menaikkan intensitas serangan, namun terlihat jelas bahwa para pemain MU tampak hilang akal dalam menciptakan gol ke gawang ASEAN All Stars.

Tim asal Inggris terlihat kesulitan membuat peluang ditambah lagi rapatnya pertahanan ASEAN All Stars sehingga memaksa tim asal kota Manchester itu harus menyerah dengan skor 1-0 dari tuan rumah. Alhasil skor 1-0 untuk keunggulan ASEAN All Stars bertahan hingga wasit meniup pluit panjang akhir dari pertandingan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*