Roman Abramovich dan Chelsea Berpisah

Teka-teki perpisahan antara klub Liga Inggris Chelsea dengan petinggi sekaligus pemiliknya, Roman Abramovich, perlahan menemui titik terang. Taipan asal Rusia itu mengeluarkan pernyataan dan membenarkan akan menjual Chelsea, buntut invasi Rusia kepada Ukraina yang tengah memanas.

Abramovich tengah berada di posisi sulit dalam beberapa pekan terakhir. Pria berusia 55 tahun tersebut dikenal sebagai salah satu orang terdekat Presiden Rusia, Vladimir Putin. Invasi yang dilakukan Rusia terhadap Ukraina membawa dampak besar ke segala aspek, termasuk sepak bola.

Klub-klub yang menggunakan sponsor dari Rusia juga untuk memutuskan untuk tidak lagi melanjutkan alias menghentikan kerja sama. Salah satu contohnya adalah klub Bundesliga Jerman, Schalke yang secara tegas mengakhiri kerja sama sponsor dengan Gazprom.

Dampak serupa pun turut dirasakan oleh Roman Abramovich, dimana dia memutuskan menjual klub (Chelsea) demi kebaikan bahkan keuntungan semua pihak. Roman Abramovich merelakan untuk menjual klub yang dimilikinya sejak 2003. Kabarnya, Chelsea dijual seharga tiga miliar poundsterling atau setara Rp 57,8 triliun demi kepentingan klub itu sendiri.

Abramovich akhirnya merespon desakan tersebut, Kamis (3/2/2022) waktu setempat. Dirinya merilis pernyataan resmi bahwa dirinya akan menjual Chelsea pasca beredarnya rumor dalam sepekan terakhir.

“Saya telah mengambil keputusan untuk menjual klub, karena saya yakin ini demi kepentingan terbaik klub, para penggemar, karyawan, serta sponsor dan mitra klub,” kata Roman Abramovich di laman resmi Chelsea.

Bahkan dirinya juga memastikan, bahwa seluruh keuntungan hasil penjualan klub akan didonasikan untuk membantu korban perang di Ukraina, bahkan Abramovich mengungkapkan kalau dia tidak pernah mencari keuntungan sebagai pemilik Chelsea.

“Bagi saya, memimpin klub ini (Chelsea) tidak hanya pernah soal bisnis atau uang, melainkan murni hasrat saya untuk sepakbola dan juga klub. Lebih lanjutm saya telah menginstruksikan kepada tim saya agar segera membentuk yayasan amal, sehingga semua keuntungan dari penjualan akan disumbangkan,” tutupnya.

https://www.instagram.com/p/CanIkb5oPZG/

Ingin Nonton Chelsea Berlaga di Stamford Bridge Terakhir Kalinya

Keputusan Roma Abramovich untuk melepas Chelsea semakin menemui pintu akhir, dampak invasi yang dilakukan Rusia ke Ukraina beberapa pekan lalu.

Miliarder asal negeri beruang merah itu merilis pernyataan bahwa dirinya berniat menjual seluruh asetnya di Inggris dan besar kemungkinan akan berpisah dengan Chelsea.

Sebagai bentuk perpisahannya, Roman Abramovich yang sudah menangani klub asal London Barat sejak 2003 lalu, sangat berharap agar bisa menyaksikan Romelu Lukaku dkk bermain di Stamford Bridge untuk terakhir kalinya.

“Saya berharap akan dapat mengunjungi Stamford Bridge untuk terakhir kalinya sekaligus mengucapkan selamat tinggal kepada klub beserta jajarannya serta kepada seluruh para suporter secara langsung,” kata Abramovich.

“Suatu keistimewaan seumur hidup untuk bisa menjadi bagian dari Chelsea FC dan saya sendiri merasa bangga dengan segala pencapaian yang telah kami raih. Chelsea Football Club dan seluruh pendukungnya akan selalu ada di hati saya,” tutup Abramovich dengan penuh haru.

Bukan tanpa bukti bahwa semenjak diakuisisi oleh Abramovich, Chelsea menjelma menjadi salah satu klub yang disegani di tanah Britania Raya dan bahkan di daratan Eropa. Dia merupakan salah satu sosok penting di balik ramainya trophy di lemari penyimpanan piala milik The Blues (julukan Chelsea).

(LN)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*