Manchester United harus angkat koper usai dipermalukan wakil Spanyol yang juga juara Liga Spanyol musim lalu, Atletico Madrid. Kekalahan ini dirasakan Setan Merah di rumahnya sendiri, Old Trafford, Rabu (16/3) dini hari WIB. Cristiano Ronaldo dkk harus takluk 0-1 lewat gol yang dicetak bek kiri Atletico, Renan Lodi, pada menit ke-41’ babak pertama.
Dengan hasil ini, tim asuhan Ralf Rangnick dipastikan tersingkir karena kalah agregat 1-2. Meski tampil dominan, Setan Merah tak mampu membongkar rapatnya pertahanan dari pasukan Los Rojiblancos.
Kekalahan ini menjadi penanda buruk bagi Man United, yang juga sudah tersingkir dari dua turnamen lainnya yakni Piala FA dan Piala Liga Inggris. Man United dipastikan mengakhiri musim ini tanpa gelar.
Sementara bagi Atletico Madrid sendiri, hasil ini menjadi kado manis buat seluruh pendukung Atletico dan juga rakyat Spanyol. Tim asuhan Diego Simeone menjadi tim kedua perwakilan La Liga menyusul saudara sekotanya, Real Madrid, yang telah terlebih dahulu lolos ke babak perempat final usai singkirkan PSG.
Atletico juga menjadi tim pertama dalam sejarah Liga Champions yang pernah menyingkirkan tiga juara di babak sistem gugur, yakni Chelsea (semifinal 2013/14), Liverpool (16 besar 2019/20), dan Man United (16 besar 2021/22).
Jalannya Pertandingan
Kedua tim yang bermain imbang 1-1 pada leg pertama kembali turun dengan skuad terbaiknya. Cristiano Ronaldo yang tampil apik di Liga Inggris pekan lalu kembali diplot jadi juru gedor Man United dengan disokong oleh Jadon Sancho, Bruno Fernandes, Anthony Elanga. Sementara Atletico tetap dengan formasi pakemnya dengan menempatkan Joao Felix dan Antoine Griezmann di lini serang.
Baru 13 menit babak pertama berjalan, Man United lansung memberikan ancaman lewat sepakan pemain mudanya, Anthony Elanga. Beruntung bola sepakan Elanga mengenai wajah kiper Atletico, Jan Oblak, sehingga bola berbelok arah dan keluar lapangan.
Dua menit berselang, Atletico langsung merespon serangan tersebut. Pemain tengah Atletico, Rodrigo De Paul mencoba melepaskan sepakan keras dari luar kotak penalti. Akan tetapi, lompatan Superman David de Gea berhasil menyelamatkan gawang Man United dari kebobolan.
Kedua tim bermain begitu terbuka dan kerap kali bergantian melakukan jual beli serangan dalam upaya mencetak gol terlebih dahulu hingga 30 menit babak pertama berlalu.
Pada menit ke-33, Joao Felix sempat membuka keunggulan untuk Atletico lewat golnya memanfaatkan umpan tarik Marcos Llorente. Tapi sayang, wasit menganulir gol Felix karena menganggap Llorente sudah terjebak offside sebelum mengirimkan umpan.
Kesempatan untuk mencetak gol akhirnya datang pada menit ke-41 dan kali ini gol lahir dari kubu tim tamu. Melalui skema serangan balik dan permainan satu dua di sisi kiri pertahanan Man United, Antoine Griezmann berhasil melepaskan umpan lambung ke dalam kotak penalti Man United kemudian disambut dengan sundulan kepala Renan Lodi yang tak mampu diselamatkan De Gea. Atletico pun unggul 1-0 atas tuan rumah Man United.
Pada menit ke-45’, Bruno Fernandes nyaris mencetak gol indah melalui sepakan keras dari luar kotak penalti. Lagi dan lagi, Jan Oblak tampil ciamik dengan menghalau sepakan dari eks pemain Sporting Lisbon tersebut.
Skor 0-1 untuk keunggulan Atletico inipun bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, tuan rumah Man United mencoba menaikan tempo permainan. Sementara Atletico mencoba bermain pasif demi menjaga keunggulan dengan sesekali melancarkan serangan balik.
Baru semenit babak kedua berjalan, Anthony Elanga langsung mengancam gawang Oblak melalui sepakan dari dalam kotak penalti, namun sepakan Elanga masih terlalu lemah dan belum menemui sasaran.
Atletico tak tinggal diam begitu saja. Pada menit ke-52, David de Gea dan Harry Maguire dipersulit oleh serangan pemain Atletico sehingga bola kamelut jatuh di kaki Rodrigo De Paul. Pemain timnas Argentina itu melepaskan tembakan, dan beruntung De Gea mampu menghalau sepakan tersebut.
Skuad asuhan Ralf Rangnick masih berusaha membongkar pertahanan pemain Atletico dan tetap saja mereka kesulitan dalam menciptakan gol. Segala usaha terus dilakukan tetapi selalu kandas di kaki Stefan Savic cs, terlebih lagi penampilan gemilang Jan Oblak yang menjadi batu sandungan bagi para pemain Man United.
Hingga memasuki 60 menit babak kedua, baik Man United maupun Atletico saling bergantian melancarkan serangan. Pada menit ke-58, Jadon Sancho nyaris menyamakan kedudukan melalui sepakan voli kerasnya. Sayang seribu sayang, sepakan Sancho masih berada tipis di atas mistar gawang Atletico.
Pada menit ke-76, Jan Oblak melakukan aksi luar biasa dengan menggagalkan dua peluang emas Man United di dalam waktu bersamaan. Pertama, Jan Oblak bak superman yang luar biasa menghalau sundulan Raphael Varane yang bisa berujung gol. Kedua, kiper asal Slovenia dengan sigap menghalau keluar bola sepakan akrobatik Cristiano Ronaldo dari dalam kotak penalti.
Para pemain Man United terus berusaha mengejar ketertinggalan sementara pemain Atletico mencoba bermain dengan garis rendah guna mempertahankan keunggulan. Akan tetapi, skor 0-1 untuk keunggulan Atletico pun bertahan hingga wasit meniup pluit panjang akhir pertandingan.
(LN)
Leave a Reply