[Review Serie A] Juventus 0–1 Inter Milan: La Baneamata Nodai Nyonya Tua di Juventus Stadium

Juara bertahan Liga Italia musim lalu, Inter Milan, berhasil meraih poin penuh kala menghadapi Juventus dalam laga yang bertajuk Derby d’Italia. Bermain di Juventus Stadium, Senin (4/4/22) dinihari WIB, dalam lanjutan pekan ke-31, Juventus yang tampil mendominasi jalannya laga tidak mampu berbuat banyak dan harus mengakui keunggulan 0-1 untuk tim tamu Inter Milan.

Winger Inter Milan, Hakan Calhanoglu menjadi aktor kemenangan untuk tim berjuluk Si Ular lewat gol penaltinya di menit ke-45+5’ dan itu merupakan satu-satunya gol yang tercipta dalam laga tersebut.

Berkat tambahan tiga angka tersebut, skuad asuhan Simone Inzaghi berhasil mengamankan posisi tiga sekaligus tetap menjaga jarak dari pemuncak klasemen, AC Milan.

Inter Milan kini telah mengumpulkan poin 63 dari total 30 kali berlaga dan hanya terpaut tiga angka dari Napoli di posisi kedua. Edin Dzeko dkk juga perlahan menjauhkan diri dari kejaran Juventus yang menguntit satu trip di bawahnya, di mana keduanya terpaut empat angka saja. Meski begitu, Inter Milan masih menyimpan satu laga tabungan dan berpeluang menggusur Napoli sekaligus merapatkan jarak dengan AC Milan.

Sementara bagi Juventus sendiri, kekalahan di markasnya sendiri tentu menjadi noda yang membekas karena harus kalah dalam derby italia. Tim berjuluk Nyonya Tua tersebut gagal menggusur Inter Milan dan tetap tertahan di peringkat keempat dengan raihan poin 59 dari 31 kali bertanding. Kini mereka hanya berselisih 5 angka dari AS Roma yang menempel ketat di posisi kelima.

Jalannya Pertandingan

Turun dengan kekuatan penuh, kedua tim sedikit bermain terbuka dan bermain dengan tempo pelan.

Datang sebagai tamu, Inter langsung memberi ancaman pada menit ke-7 lewat tandukan Milan Skriniar memanfaatkan sepak pojok Hakan Calhanoglu. Beruntung kiper Juventus, Wojciech Szczesny langsung sigap mengantisipasi tandukan tersebut dengan bisa menepis bola.

Dua menit berselang, Juventus langsung merespon dengan mengancam area pertahanan tim tamu. Kiper Inter, Samir Handanovic tidak cukup baik menghalau umpan silang Juan Cuadrado sehingga terjadi kamelut. Beruntung bagi Inter, karena bola sambaran Giorgio Chielinni malalui sepakan hanya menerpa mistar gawang.

Usaha tuan rumah tidak berhenti disitu saja. Pada menit ke-13, Juan Cuadrado ikut mengancam gawang Inter, tapi beruntung karena sepakan Cuadrado masih bisa ditepis Handanovic.

Di menit ke-29, Samir Handanovic kembali melakukan penyelamatan penting untuk timnya. Kali ini, kiper timnas Slovenia berhasil menghalau sepakan keras Paulo Dybala yang bisa saja berujung jadi gol. Selepas peluang tersebut, Inter Milan melancarkan serangan balik, namun masih belum membuahkan hasil hingga pertandingan berjalan empat puluh menit lebih.

Menjelang akhir babak pertama, petaka menghampiri kubu tuan rumah setelah wasit memberikan hadiah penalti untuk Inter Milan. Berdasarkan tinjauan VAR, Alvaro Morata dengan sengaja mengganjal laju lari Denzel Dumfires di dalam kotak penalti.

Hakan Calhanoglu yang maju sebagai eksekutor gagal melakukan tugasnya karena sepakannya mampu ditepis Wojciech Szczesny. Bola muntah menghasilkan kamelut di dalam kotak penalti. Bola rebound berhasil dimenangkan Calhanoglu dan berbuah menjadi gol. Namun, wasit menganggap pemain Turki itu melakukan pelanggaran terlebih dahulu.

Beberapa menit kemudian, wasit meninjau kembali VAR dan memutuskan agar penalti diulang, karena menganggap pemain Juventus lebih dulu masuk ke dalam kotak penalti sebelum Calhanoglu melepaskan tembakan.

Calhanoglu yang kembali maju sebagai eksekutor tak menyia-nyiakan kesempatan tersebut dan berhasil mengelabui Wojciech Szczesny dan membawa Inter unggul 1-0 atas tuan rumah Juventus. Skor 1-0 inipun bertahan hingga turun minum.

Selepas jeda, kedua tim tetap memperagakan permainan terbuka. Tuan rumah Juventus mencoba mengambil alih permainan lewat pendominasian akan serangan dan juga penguasaan bola.

Baru beberapa menit babak kedua berjalan, kesalahan umpan yang dilakukan Samir Handanovic hampir berakibat fatal untuk Inter Milan. Bola berhasil direbut pemain Juventus dan mengarah ke Paulo Dybala, namun upaya untuk melepaskan umpan tarik masih bisa dihalau Marcelo Brozovic.

Juventus sangat mendominasi di babak kedua. Pada menit ke-62, peluang emas kembali didapat oleh Dusan Vlahovic setelah mendapat umpan dari Adrien Rabiot. Akan tetapi, sepakan pemain muda Serbia yang lepas dari penjagaan Skriniar masih melebar di sisi kiri gawang Inter.

Si Nyonya Tua terus menggempur area pertahanan Inter Milan dalam upaya memburu gol penyama. Tepat menit ke-72, aksi Denis Zakaria nyaris membuat seisi Juventus Stadium, akan tetapi sepakan pemain yang direkrut dari Borussia Mönchengladbach itu hanya membentur tiang kanan gawang Handanovic.

Sementara pasukan il Nerazzurri yang dalam kondisi tertekan mencoba bermain sabar dan berusaha menurunkan ritme di sisa 10 menit babak kedua demi meredam tekanan dari tuan rumah. Peluang demi peluang dari Juventus mampu dihalau oleh barisan pertahanan Inter yang dikomandoi Milan Skriniar dan Danilo D’Ambrosio.

Alhasil, Inter Milan berhasil menjaga keunggulan 1-0 hingga wasit meniup pluit panjang akhir pertandingan.

(LN)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*