Kompetisi sepakbola antar klub terbesar kedua di benua biru, UEFA Europa League kembali bergulir. Leg pertama babak play-off sistem gugur mempertemukan wakil Spanyol dan Italia yaitu duel Barcelona kontra Napoli. Bermain di Camp Nou Stadium, Jumat (18/02) dinihari WIB, tuan rumah Barcelona harus puas bermain imbang 1-1 melawan Napoli.
Napoli sempat unggul terlebih dahulu 1-0 di babak pertama melalui Piotr Zielinski (28’), sebelum akhirnya disamakan oleh gol penalti Ferran Torres di babak kedua pada menit ke-59.
Tentu dengan hasil tersebut, akan menjadi tugas berat bagi Blaugrana (julukan Barcelona) kala melakoni laga leg kedua di markas Napoli.
Sementara bagi Napoli sendiri, hasil seri di markas lawan sudah sangat cukup. Lorenzo Insigne akan berharap tuah suporternya di rumah sendiri pada leg kedua, Jumat (25/03) pekan depan.
Jalannya Pertandingan
Barcelona yang terakhir kali tampil di kompetisi terbesar kedua pada musim 2003-2004 ini menurunkan skuad terbaiknya dengan mengandalkan Ferran Torres dan Adama Traore untuk mendampingi Pierre-Emerick Aubameyang di lini depan.
Sementara Napoli sendiri tidak banyak melakukan perubahan pada skuad. Hanya untuk posisi penjaga gawang dipercayakan kepada Alex Meret menggantikan David Ospina.
Sejak menit awal, tuan rumah langsung mengambil alih permainan lewat penguasaan bola serta operan-operan bola pendek. Terbukti pada menit ke-5, Pedri nyaris membobol gawang Napoli lewat sepakan keras dari dalam kotak penalti, namun sepakannya masih melayang tipis mistar gawang Alex Meret.
Selepas peluang tersebut, skuad asuhan Xavi Hernandez terus mencoba mengepung area pertahanan Napoli guna membongkar rapatnya pertahanan lawan. Pada menit ke-14 gelandang Barcelona, Nico Gonzelez mendapatkan peluang terbaiknya lewat sepakan keras dari dalam kotak penalti, namun ada Alex Meret yang mampu menepis sepakan tersebut.
Selepas tiga menit berselang, Aubameyang nyaris membuka keunggulan untuk timnya melalui sepakan keras dari luar kotak penalti Napoli. Akan tetapi sepakan pemaian timnas Gabon itu masih berada tipis di sisi gawang Meret.
Barcelona benar-benar bermain efektif sehingga menyulitkan Napoli mengembangkan permainan. Pada menit ke-27, Ferran Torres nyaris membobol gawang Meret lewat permainan satu duanya dengan Aubameyang. Akan tetapi, Meret bak tembok kokoh dengan mampu menggagalkan peluang tersebut.
Petaka untuk Barcelona terjadi tepat di menit ke-28 ketika gawang Marc Andre ter Stegen dibobol. Lewat skema serangan balik cepat, Di Lorenzo yang melakukan permainan satu dua dengan Piotr Zielinski memberikan umpan terukur kepada rekannya tersebut kemudian diakhiri dengan sepakan keras. Bola sepakan Zielinski mampu dihadang Ter Stegen namun mental dan jatuh tepat kembali di depan Zielinski dan tanpa membuang waktu lama, pemain Polandia itu menyambar kembali bola yang tak mampu dihalau Ter Stegen.
Tertinggal 0-1, Barcelona langsung merespon dan kembali mengendalikan permainan. Kali ini giliran Ferran Torres yang mengancam gawang Napoli dengan sebuah tembakan. Lagi-lagi sepakannya belum menemui sasaran. Hingga akhir pertandingan babak pertama, skor 0-1 untuk keunggulan Napoli tidak berubah.
Selepas turun minum, Barcelona tidak sama sekali menurunkan intensitas permainan seperti yang terjadi di babak pertama. Gerard Pique dkk masih terus berusahan mendominasi laga dalam upaya mencari gol penyama.
Upaya Barcelona untuk menyamakan kedudukan akhirnya datang pada menit ke-58 akibat terjadinya handball yang dilakukan bek Napoli, Juan Jesus, di dalam kotak penalti sendiri. Wasit yang mendapat informasi dari VAR langsung menunjuk titik putih. Ferran Torres yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya sehingga skor berubah menjadi 1-1.
Selepas gol penyama tersebut, Barcelona mulai tampil lebih agresif dalam menggempur benteng pertahanan Napoli. Serangan demi serangan terus dibangun dan dilancarkan dari segala lini dalam upaya menambah gol, akan tetapi solidnya lini belakang Napoli sehingga serangan mudah dipatahkan.
Napoli bukannya tanpa perlawanan dan sesekali Fabian Ruiz yang menjadi motor serangan di lini tengah kerapkali merepotkan para pemain Barcelona lewat serangan balik cepat yang dibangun dari belakang.
Hingga memasuki 70 menit babak kedua, Barcelona masih terus berupaya mencari gol tambahan lagi, namun semuanya selalu mudah saja digagalkan oleh para pemain bertahan Napoli yang dikomandoi Kalidou Koulibaly. Statistik mencatat bahwa Barcelona paling banyak melakukan percobaan dengan 21 kali tembakan, lima diantaranya tepat sasaran.
Sementara Napoli yang cenderung bermain bertahan, hanya mampu melepaskan empat tembakan dan semuanya tepat sasaran.
Hingga memasuki menit akhir pertandingan, kedua tim masih berupaya mencari gol tambahan. Akan tetapi, skor 1-1 ini tidak berubah sampai wasit meniup pluit panjang akhir pertandingan.
(LN)
Leave a Reply