[Review LaLiga] Osasuna 1–3 Real Madrid: Atasi Osasuna, Los Blancos Butuh 4 Poin Untuk Juara Liga Spanyol

Real Madrid kembali mencatatkan hasil mentereng kala menyambangi markas Osasuna yang menjadi batu sandungan musim ini dalam lanjutan pekan ke-33 Liga Spanyol 2021/22.

Digelar di Estadio El Sadar, Kamis (21/04) dini hari WIB, Madrid yang bertindak sebagai tim tamu mampu ciptakan gol pertama melalui sontekan David Alaba (12’), namun semenit berselang Ante Budimir mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat golnya di menit ke-13’.

Madrid yang dalam ambisi ingin menang, berhasil menambah dua gol lagi melalui Marco Asensio (45’) dan Lucas Vasquez (90+6’) sehingga mengakhiri laga dengan kemenangan 3-1. Meski menang atas Osasuna, striker andalan Madrid, Karim Benzema, mencatatkan hasil minor dalam laga tersebut karena dua kali gagal memgeksekusi penalti tepatnya di menit ke-52’ dan menit ke-59’.

Dengan tambahan tiga angka ini, Los Blancos kian mantap di puncak klasemen dengan perolehan 78 poin dari 33 pertandingan. Tim besutan Carlo Ancelotti kini hanya membutuhkan 4 angka lagi untuk bisa mengunci gelar juara Liga Spanyol musim ini.

Sementara bagi Osasuna sendiri, kekalahan ini membuat mereka gagal menggusur Athletic Bilbao di peringkat kedelapan. Kini Los Rojillos (julukan Osasuna), tertahan di posisi ke-9 klasemen Liga Spanyol dengan 44 poin dari 33 laga.

Jalannya Pertandingan

Madrid datang ke markas Osasuna dengan skuad tak lengkap, para pilar pentingnya banyak yang absen akibat mengalami kelelahan dan cedera ringan.

Sebaliknya Osasuna yang bertindak sebagai tuan rumah tampil begitu percaya diri atas raihan hasil positif akhir pekan lalu. Baru dua menit babak pertama berjalan, striker mereka Ante Budimir langsung mengancam gawang Madrid lewat sundulannya. Namun sundulannya masih bisa dimentahkan Thibaut Courtois.

Kendati terus diserang, Real Madrid mampu meredamnya dan pada menit ke-12, David Alaba lebih dulu membawa Madrid unggul 1-0 lewat golnya. Mendapat sodoran dari Karim Benzema, eks pemain Munchen itu melepaskan sepakan namun masih bisa dibendung kiper Osasuna. Akan tetapi, bola mental dan mengenai kembali kaki Alaba dan mengolongi Sergio Herera.

Kedudukan Madrid tak bertahan lama sebab semenit kemudian Osasuna mampu menyamakan kedudukan. Chimy Avila yang berkreasi di sisi kanan melepaskan sepakan keras dan sempat mengenai kaki salah satu pemain Madrid. Bola sepakan Avila sempat berbelok dan mengarah ke Ante Budimir. Tanpa kesulitan, striker timnas Kroasia itu membelokkan bola dan menjebol gawang Thibaut Courtois.

Usai menyamakan kedudukan, kedua tim secara bergantian melancarkan jual beli serangan. Namun, Madrid terlihat sedikit mengontrol permainan dan mereka juga terlihat sangat berhati-hati dalam mengantisipasi serangan balik tuan rumah.

Terbukti pada menit ke-33, Ante Budimir kembali mebobol gawang Madrid untuk kedua kalinya. Namun gol Budimir dianulir wasit, karena berdasarkan tinjauan VAR, dirinya sudah berada dalam posisi offside.

Jelang berakhirnya babak pertama, Real Madrid lah yang berhasil mencetak gol keduanya. Kali ini giliran Marco Asensio yang mencatatkan namanya di papan skor lewat golnya di menit ke-45. Memanfaatkan bola rebound hasil sepakan Dani Ceballos, pemain jebolan akademi Mallorca itu tanpa ampun menyambar bola sekaligus membawa Madrid unggul 2-1 atas tuan rumah. Skor inipun bertahan hingga turun minum.

Selepas turun minum, Madrid mencoba mendominasi pertandingan lewat penguasaan bola, sementara tuan rumah Osasuna perlahan tampil lebih agresif dalam menekan tim tamu.

Baru tiga menit babak kedua berjalan, Thibaut Courtois sudah dibuat sibuk menyelamatkan gawangnya dari percobaan yang dilakukan Darco Brasanac.

Pada menit ke-52, Madrid mendapat keuntungan untuk memperlebar keunggulan setelah wasit menunjuk titik putih usai handball yang dilakukan Chimy Ávila. Karim Benzema yang maju sebagai eksekutor gagal menjalankan tugasnya usai tendangannya yang mengarah ke pojok giri gawang ditepis Sergio Herera.

Selepas kegagalan penalti Benzema, Madrid mencoba lebih tampil menekan guna menambah keunggulan.

Petaka bagi Osasuna terjadi di menit ke-59 usai wasit kembali menunjuk titik putih menyusul pelanggaran yang dilakukan Nacho Vidal kepada Rodrygo. Kali ini Benzema kembali maju sebagai juru eksekusinya. Sayang seribu sayang, tendangan Benzema ke arah yang sama mampu dibaca Sergio Herera sehingga meningkatkan kepercayaan diri pada pemain Osasuna.

Meski dua kali gagal penalti, para pemain Madrid tetap menyemangati satu sama lain dan mereka masih terus berusaha menekan pertahanan tuan rumah. Kali ini pelatih Madrid, Carlo Ancelotti, mencoba memasukan Vinicius Junior, Isco Alarcon, dan Toni Kroos menggantikan Rodrygo, Camavingam dan Dani Ceballos untuk menambah agresivitas serangan Si Putih.

Pada menit ke-90, Vinicius Jr yang baru masuk nyaris mencatatkan namanya di papan skor usai menerima umpan terobos dari Isco. Namun sayang, sepakan Vinicius masih melebar tipis di sisi kiri gawang Herera.

Masuknya ketiga pemain di atas, permainan Madrid lebih bervariasi dan mereka juga mendominasi lini tengah. Peluang demi peluang terus diciptakan oleh Dani Carvajal dkk, namun belum ada satupun yang membuahkan hasil.

Vincius akhirnya mencatatkan nama tapi bukan sebagai pencetak gol tapi sebagai pemberi umpan. Tepat di menit ke-90+6’ lewat skema serangan balik cepat, Benzema yang mengendalikan bola langsung melakukan umpan terobos kepada Vinicius yang memiliki kecepatan akselerasi.

Vini (sapaan Vincius) yang tak terkawal berhasil melewati bek Osasuna dan dengan tenang dirinya memberikan umpan kepada Lucas Vasquez yang sudah berada dalam kotak penalti lawan. Tanpa membuang-buang peluang, Lucas Vasquez langsung melepaskan sepakan dengan kaki kirinya dan bola menembus masuk gawang tanpa bisa dihalau Sergi Herera.

Madrid pun akhirnya menutup kemenangan atas tuan rumah Osasuan dengan skor 3-1.

(LN)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*