[Review FA Cup] Manchester United 3-2 Liverpool: Lima Gol di Old Trafford!

Jimat keberuntungan MU, Bruno Fernandes, kembali membuktikan kesaktiannya setelah membawa Setan Merah menang atas Liverpool dalam laga seru di Old Trafford yang melahirkan lima gol!

Kemenangan ini tampaknya akan sangat berarti bagi perjalanan kedua tim ke depannya. Bagi MU, selain membuat mereka lolos ke babak kelima piala FA untuk menjamu West Ham United, kemenangan ini juga menunjukkan kembalinya kemampuan Setan Merah untuk bangkit lagi setelah tertinggal – sesuatu yang sangat dibanggakan oleh klub ini sejak final bersejarah di tahun 1999.

Bagi Liverpool, meski hasil negatif mereka tampak belum berakhir, tetapi penampilan bagus dengan mencetak dua gol tadi, menandai akhir puasa gol mereka. Seperti diketahui, beberapa laga terakhir menjadi saksi dari buntunya barisan depan Liverpool dalam mencetak lebih dari satu gol. Mungkinkah ini menjadi momentum Liverpool untuk bangkit di musim ini?

Meski piala FA bukanlah target utama, dua tim tersukses di daratan Inggris ini turun dengan kekuatan yang nyaris utuh seperti saat bentrok di Anfield pada 18 Januari lalu. United kali ini membangkucadangkan penjaga gawang David de Gea dan andalan lini tengah mereka, Bruno Fernandes. Liverpool sendiri tidak menyertakan Jordan Henderson, serta menurunkan James Milner alih-alih Xherdan Shaqiri.

Liverpool tampil menyerang sejak awal dan berhasil unggul terlebih dahulu. Menit ke-18, Mohamed Salah lolos dari kawalan Luke Shaw di sisi kiri, sebelum menceploskan bola hasil sodoran Roberto Firmino.

Namun, keunggulan Liverpool hanya bertahan delapan menit. Pada menit ke-26, Marcus Rashford berhasil mengirim umpan silang jauh ke sisi kanan, yang gagal ditanduk ke luar oleh James Milner, dan disambut oleh Mason Greenwood. Setelah mengontrol bola dengan dada, Greenwood melepaskan tembakan klinis dengan kaki kanan, yang mustahil dihalau kiper Liverpool, Alisson Becker. Babak pertama berakhir imbang 1-1.

Di babak kedua, taktik United tampaknya ditujukan untuk memanfaatkan kelemahan karakter pemain bertahan Liverpool. Salah satunya adalah bek muda Rhys Williams, yang baru saja bergabung dengan skuad senior. Terlihat kurang percaya diri dan kurang berpengalaman, Williams membuat kesalahan fatal dengan gagal menghalau bola hasil umpan Greenwood. Bola kemudian disambut Marcus Rashford, yang dengan dingin menyarangkannya ke pojok kiri bawah.

Tertinggal 2-1 membuat Liverpool, yang dini hari tadi bermain sangat bagus, makin gencar menyerang. Alhasil di menit ke-78, Milner berhasil memotong operan lemah dari Cavani kepada Van de Beek, dan meneruskannya ke Roberto Firmino. Firmino lalu meneruskannya dengan balik memberi umpan datar sejajar ke arah Milner. Berpura-pura menyambut, Milner malah meloloskan bolanya ke arah Mo Salah, untuk mengecoh bek Harry Maguire. Bola pun berakhir di kaki kiri Mo Salah, yang langsung menceploskannya ke gawang United, sebelum melewati kolong penjaga gawang Dean Henderson. 

Di saat Liverpool tampil makin baik, United memasukkan Bruno Fernandes menggantikan Donny van De Beek di menit ke-66. Kehadiran Fernandes yang karismatik di lini tengah, membuat United mampu mengimbangi kreativitas serangan Liverpool yang digalang Thiago Alcantara.

Petaka bagi Liverpool terjadi di menit ke-78, ketika bek Liverpool, Fabinho, melakukan pelanggaran terhadap Edinson Cavani. Kesempatan ini tidak disia-siakan oleh Fernandes, yang melakukan tendangan keras ke pojok kiri gawang Liverpool. Bola meluncur mulus sebelum melewati Thiago yang gagal menyundulnya ke luar, dan bersarang di pojok kiri gawang Alisson.

Fernandes juga nyaris berkontribusi bagi gol keempat United, seandainya tandukan Cavani yang menyambut umpan matang darinya, tidak menghantam tiang kiri gawang Liverpool. Meski begitu, skor 3-2 bagi United tetap bertahan hingga peluit panjang ditiup untuk mengakhir drama lima gol di Theatre of Dreams dini hari tadi.

(DS)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*