Big match Liverpool vs Chelsea berlangsung di Anfield Stadion pada Jumat (5/3) dini hari WIB. Sebagai juara bertahan yang sedang terpuruk, Liverpool punya ambisi menang. Sementara di bawah asuhan pelatih baru Thomas Tuchel, Chelsea siap mengacak-acak Anfield.
Offside tipis-tipis
Babak pertama berlangsung seru, kedua tim sama-sama bermain terbuka. Namun finishing yang tumpul menggagalkan upaya mereka. Penguasaan bola pun imbang antara Liverpool dan Chelsea.
Timo sempat mencetak gol di menit ke-24 saat ia menerima operan jauh. Saat itu di kotak penalti hanya ada Alisson. Alisson berusaha menghadang namun gagal. Timo pun melenggang tanpa halangan dan berhasil mencetak gol. Namun semenit kemudian VAR memutuskan posisi Timo offside seujung kuku saat menerima bola.
Selanjutnya masing-masing tim sama-sama menyerang dan menciptakan peluang. Hingga akhirnya pada menit ke-41 Mason Mount menggiring bola dan alih-alih mengopernya ke Timo, ia melihat celah lalu melakukan tendangan kencang yang melesak ke gawang Allison. Gol untuk Chelsea!
Di babak kedua, Liverpool lebih banyak menyerang ketimbang Chelsea. Namun hingga peluit panjang ditiup, tidak ada gol tambahan. Hasil akhir ini tak lepas dari peran lini belakang dan kiper Chelsea yang bermain apik menahan serangan-serangan Liverpool dari berbagai sisi, terutama saat di babak kedua.
Kemenangan The Blues meneruskan rekor unbeaten Thomas Tuchel di Chelsea, sekaligus menjadi kemenangan pertama Chelsea di Anfield setelah terakhir menang pada 2014/2015 silam. Chelsea pun naik ke peringkat 4 dan Liverpool masih bertahan di peringkat 7.
(AA)
Leave a Reply