[Review EPL Pekan Ke-15] Liverpool Frustrasi di Anfield

Liverpool dipaksa imbang 1-1 oleh klub penghuni jurang degradasi, West Bromwich Albion.

Memuncaki klasemen, memiliki segudang pemain hebat, pelatih genius, bermain di kandang sendiri, dan selisih poin bak bumi dan langit, tidak serta-merta menjadi jaminan bahwa Liverpool mampu dengan mudah menggilas West Bromwich Albion. Tampil bertahan sejak awal laga dan hanya mengandalkan serangan balik, The Baggies, sukses membuat Liverpool frustrasi, dan malahan mencuri satu poin di Anfield.

Liverpool bermain dominan sejak awal laga, dan langsung menciptakan beberapa peluang matang. Pada menit ke-12, striker Liverpool Sadio Mane berhasil membawa The Reds unggul setelah memanfaatkan umpan dari Joel Matip.

Setelah ditekan habis-habisan di babak pertama, memasuki babak kedua, West Bromwich mulai lebih disiplin dalam mengatur serangan balik. Taktik ini terbukti efektif, karena berhasil menciptakan beberapa peluang emas. Walaupun statistik menunjukkan Liverpool mendapat penguasaan bola 78 berbanding 12 persen, The Baggies sukses membuat para pemain Liverpool kesulitan mencetak gol tambahan.

Manajer Liverpool, Jurgen Klopp mengungkapkan frustrasinya dalam wawancara dengan Sky Sports setelah laga. Klopp sedikit menyindir West Bromwich yang tampil bertahan total. Menurutnya, tidak ada yang mudah saat menghadapi tim yang hanya mau bertahan dan mengincar bola mati.

“Siapa pun tidak akan menyangka bahwa ada tim yang bisa tampil seperti itu. Tampil dengan (formasi) 6-4, atau apa pun itu. Tapi, saya pikir kami tampil lumayan. Kami berhasil cetak gol, dan tidak buat kesalahan, khususnya memberikan bola mati. Dan di babak kedua, kami tidak melakukan yang sama lagi. Lima menit pertama mereka sudah buat tiga serangan balik. Kami biarkan mereka dapat terlalu banyak tendangan pojok. Singkatnya, kami berikan yang mereka mau malam ini. Tentu saja, susah untuk tetap aktif ketika kau terus-menerus dihadang 10 orang.”

Jurgen Klopp

Memasuki akhir babak kedua, pertahanan Liverpool yang mulai rapuh akibat keluarnya bek Joel Matip karena cedera, akhirnya berhasil dibobol West Bromwich Albion. Umpan pemain pengganti Matheus Pereira dari sisi kanan lapangan, disambut tandukan bek Sami Ajay. Bola mengenai tiang kiri gawang Liverpool, mengecoh penjaga gawang yang mengira bola akan keluar lapangan, dan memantul masuk ke dalam. Satu poin sudah cukup bagi The Baggies untuk pulang dengan kepala tegak.

Manajer West Bromwich Albion, Sam Allardyce, tidak menyembunyikan rasa girangnya dengan hasil ini. Dalam wawancara setelah pertandingan, Big Sam mengatakan bangga dengan timnya yang berhasil tampil rapi untuk memandulkan tim terbaik di liga, di kandang mereka sendiri. Terutama dia memuji penampilan yang lebih baik di babak kedua, setelah tampil tertekan di babak pertama.

“Saya sudah senang kami berhasil mencetak gol. Penampilan tim hari ini menunjukkan semangat yang perlu ditampilkan demi keluar dari posisi ini (zona degradasi). Kami bukan yang paling konstruktif dalam hal mencetak gol, itu jelas. Jadi, gol adalah sesuatu yang sangat berharga bagi kami. Apalagi, gol ini memberi kami satu poin. Hari ini kami bertahan dengan sangat baik, dan berhasil memanfaatkan peluang yang ada.”

Sam Allardyce

Hasil ini tidak berpengaruh banyak bagi posisi kedua tim di klasemen.  Liverpool tetap kokoh di puncak dengan raihan 32 poin, terpaut tiga poin dari Everton di peringkat kedua. The Baggies sendiri masih bercokol gelisah di urutan ke-19 klasemen sementara, dengan raihan 8 poin, terpaut tiga poin dari Fulham di atasnya, dan 6 poin dari jurukunci, Sheffield United.

(DS)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*