Big match liga Inggris (22/09/24) akan mempertemukan pasukan meriam London dan juara bertahan Manchester City. Pasukan Pep Guardiola dan Arteta akan baku hantam di Etihad Stadium.
Dalam dua tahun terakhir pertemuan, Arsenal selalu mengalami kesulitan dalam menghadapi City. Kegagalan Arsenal menjegal City, dipandang soal mental. Menurut pengamat sepak bola, Marcell Ora, mental para pemain Arsenal menjadi tidak berdaya saat bertemu City. Hal ini berpengaruh pada performa di lapangan. Tidak seperti menghadapi tim-tim Inggris lainnya, saat berhadapan dengan City, para pemain Arsenal cenderung kewalahan. Hal ini terlihat dari hilangnya konsentrasi saat memegang bola, ataupun keberanian untuk melakukan gerakan memotong aliran bola. Tidak mengherankan, pemain City lebih bebas dalam memainkan bola secara kolektif ketimbang Arsenal.
Saat ini kedua tim sedianya akan menurunkan line up terbaik. Mikel Arteta sendiri telah menyiapkan pertandingan ini sejak pramusim. Beberapa strategi dan perubahan-perubahan khususnya lini serang terus dilakukan oleh Arteta untuk dapat menaklukan City dalam big match nanti.
Sementara City sendiri masih tetap mengandalkan Haaland sebagai bomber. Sejauh ini Haalland masih menjadi top skor sementara City. Apalagi, dalam beberapa pertandingan terakhir, Haalland selalu memberi kontribusi besar bagi kemenangan City.
Arsenal meskipun belum terkalahkan dalam empat pertandingan pertamanya, tim London tersebut masih berada dalam performa kurang meyakinkan. Mereka diwajibkan untuk dapat mendulang tiga angka jika ingin tidak memperlebar jarak dengan City. Sedangkan City sendiri saat ini dalam lajur sempurna dengan empat kemenangan beruntun. Bagi City sendiri kemenangan atas Arsenal membuatnya dapat mengambil alih kembali pimpinan klasemen yang telah direbut Liverpool.
Mari kita nantikan perang lini depan kedua tim yang sama-sama belum terkalahkan tersebut. Siapapun pemenangnya masih belum bisa dipastikan sebagai juara. Perjalanan liga masih panjang. Namun setidaknya pemenang dalam pertemuan pertama ini akan semakin berada di atas angin dan secara mental menjadi lebih terasa menghadapi pertandingan-pertandingan besar lainnya.
Leave a Reply