Maka Bersabdalah Messi…

Sumber: @fcbarcelona

Lionel Messi akhirnya melanggar kaul keheningannya dan buka suara mengenai semua yang tengah dialaminya, mulai dari kekalahan dari Bayern Munich, keinginannya untuk pindah, tanggapan keluarganya, hingga masalah burofax.

Situs berita bola Goal menampilkan wawancara eksklusif selama hampir 20 menit ini di akun YouTube mereka, pada dini hari Sabtu 4 September waktu Indonesia. Wawancara ini dilakukan oleh staf Goal di Spanyol, Ruben Uria. Messi hadir dengan penampilan kasual; memakai kaos oblong dan celana pendek berwarna merah, dan mengenakan sandal jepit. Videonya bisa disaksikan di sini:

Berikut terjemahan transkrip wawancara tersebut:

Uria       : Halo Leo, senang bisa bertemu denganmu di sini. Terima kasih sudah bersedia bertemu kami, saya tahu beberapa hari terakhir ini amat berat. Pertanyaan pertama sudah jelas, seperti yang dipikirkan banyak orang. Kenapa kau mengulur waktu untuk buka suara dan menjelaskan semuanya?

Messi     : Pertama-tama karena kekalahan di Lisbon amat berat. Kami tahu Bayern Munich adalah lawan yang sangat tangguh, namun tak menyangka hasilnya akan seperti itu, yang memberikan citra buruk bagi kota dan klub Barcelona. Itu salah, saya jadi tidak ingin melakukan apa pun. Saya butuh waktu untuk melaluinya, lalu keluar untuk menjelaskan semua yang telah terjadi.

Uria       : Mengapa kau memberi tahu Barca bahwa kau bisa saja hengkang?

Messi     : Saya memang memberi tahu klub, termasuk Presiden, bahwa saya ingin hengkang. Saya memberi tahu itu padanya sepanjang musim. Dia merasa sudah saatnya untuk mundur. Saya yakin bahwa klub butuh lebih banyak pemain muda, ide-ide baru, dan saya pikir waktu saya di Barcelona sudah berakhir. Saya merasa bersalah karena saya selalu bilang bahwa saya ingin mengakhiri karier di sini. Sebenarnya, ini tahun yang teramat sulit. Saya mengalami banyak kesulitan baik selama latihan, pertandingan, maupun di ruang ganti. Semuanya menjadi amat berat bagi saya, dan ada saat-saat di mana saya mempertimbangkan untuk mencari ambisi-ambisi baru. Saya ingin mengalami sesuatu yang baru. Pemikiran itu datang bukan karena hasil pertandingan Liga Champions melawan Bayern, tidak. Saya sudah memikirkan keputusan itu sejak lama. Saya bilang ke Presiden dan yah, Presiden selalu bilang di akhir musim saya bisa memutuskan mau pindah atau bertahan, dan akhirnya dia yang tidak menepati kata-katanya.

Uria       : Pernahkah kau merasa kesepian selama saat-saat itu?

Messi     : TIdak… Saya tidak merasa kesepian. Tidak sendirian. Selalu ada orang-orang yang mendampingi saya. Itu sudah cukup bagi saya dan menguatkan saya. Tapi saya memang merasa sakit hati dari hal-hal yang saya dengar dari orang-orang, dari wartawan, dari mereka yang mempertanyakan komitmen saya pada Barcelona, dan mengatakan hal-hal yang menurut saya tidak pantas saya dapatkan. Itu juga membantu saya untuk melihat sisi asli dari orang-orang. Dunia sepak bola sangatlah berat, dan ada banyak orang munafik. Kejadian ini membantu saya untuk mengenali banyak orang munafik. Menyakitkan jika cinta saya pada klub ini dipertanyakan. Entah pergi atau bertahan, cinta saya pada Barca tidak akan pernah berubah.

Uria       : Semuanya dibicarakan. Faktor uang, teman-temanmu. Semua hal ini yang sering dibahas orang-orang. Apa yang paling menyakitkan setelah 20 tahun membela seragam Barca?

Messi     : Sedikit dari semuanya; teman-teman saya, uang… Banyak hal yang dikatakan telah terasa menyakitkan. Saya selalu meletakkan klub di atas semuanya. Saya berkali-kali punya peluang untuk meninggalkan Barca. Uang? Tiap tahun saya bisa saja pergi dan dibayar lebih tinggi daripada di Barcelona. Saya selalu bilang bahwa ini rumah saya, bahwa akan berat bagi saya untuk pergi, dan itu yang saya rasakan, dulu maupun sekarang. Sulit untuk memutuskan bahwa ada tempat lain yang lebih baik daripada di sini. Saya memang pernah merasa butuh perubahan dan tujuan baru, hal-hal baru.

Uria       : Pada akhirnya, sangat sulit untuk merelakan 20 tahun, seluruh hidup, keluarga yang ada di kota Barcelona, dan itulah yang lebih memberatkan dalam mengambil keputusan. Kau masih di Barcelona..

Messi     : Tentu saja saya mengalami kesulitan dalam memutuskan. Itu tidak datang dari hasil melawan Bayern, tapi dari banyak hal yang telah terjadi. Saya selalu bilang ingin mengakhiri (karier) di sini dan ingin bertahan di sini. Tapi juga, saya ingin proyek yang unggul dan bisa memenangi gelar juara dengan klub, untuk terus melebarkan legenda Barcelona di level gelar. Tapi kenyataannya, tidak ada proyek atau apa pun sejak lama; mereka mengelak dan menutupi lubang-lubang seolah itu bukan masalah. Seperti sudah saya katakan sebelumnya, saya selalu mengutamakan kesejahteraan keluarga saya dan klub. Saat mengutarakan keinginan saya untuk pindah pada istri dan anak-anak, drama yang timbul sungguh berat. Semuanya mulai menangis; anak-anak saya tidak ingin meninggalkan Barcelona, atau pindah sekolah dan meninggalkan teman-teman mereka. Tapi saya memandang lebih jauh ke depan dan saya ingin bersaing di level tertinggi, memenangi gelar, bersaing di Liga Champions. Itu saja yang ingin saya lakukan di tahun-tahun terakhir ini; mencoba bersaing dan memenanginya. Tentu kau berpeluang meraihnya atau gagal, karena itu sangat sulit, tapi kau harus bersaing. Setidaknya bersaing dan tidak kalah lagi seperti di Roma, Liverpool, Lisbon. Semua itu menuntun saya untuk memikirkan soal keputusan yang ingin saya ambil. Seperti saya bilang, saya sudah memikirkannya dan yakin bahwa saya bebas untuk pergi, presiden selalu bilang bahwa di akhir musim saya bisa memutuskan untuk bertahan atau tidak. Kini mereka menekankan pada fakta bahwa saya tidak menyampaikannya sebelum tanggal 10 Juni, padahal pada 10 Juni kami masih bertanding di La Liga, karena wabah virus corona yang merusak seluruh musim. Dan inilah alasan saya untuk bertahan di klub, karena presiden memberi tahu saya bahwa satu-satunya jalan untuk pergi adalah membayar klausul 700 juta Euro itu, dan jelas ini mustahil. Ada jalan lain yaitu melalui pengadilan. Saya tidak akan pernah mau untuk menuntut Barca di pengadilan, karena ini klub yang saya cintai, yang telah memberi saya segalanya sejak saya datang, inilah klub seumur hidup saya, saya telah membangun hidup saya di Barcelona. Barca memberi saya segalanya dan saya memberi Barca segalanya. Saya sadar bahwa tidak pernah terlintas dalam benak saya untuk menuntut Barca ke pengadilan.

Uria       : Itukah yang paling menyakitkanmu di saat terakhir ini? Bahwa ada yang berpikir, kau bisa melukai Barcelona? Padahal kau telah menunjukkan selama bertahun-tahun bahwa kau adalah pemain terbaik dalam sejarah klub ini? Kau telah membela klub ini bertahun-tahun dan menjadi panji FC Barcelona. Apakah kau sakit hati karena mereka meragukan komitmenmu?

Messi     : Saya sangat terluka dengan semua yang telah ditulis untuk menentang saya dan terlebih lagi, hal-hal yang salah tentang saya. Atau ketika mereka menyimpulkan bahwa saya mau menuntut Barca demi keuntungan saya sendiri. Saya tidak akan melakukan hal seperti itu. Saya ulangi, saya ingin pergi dan itu hak saya sepenuhnya, karena kontrak mengatakan bahwa saya bisa dilepas. Saya tidak bilang, ‘Pokoknya saya mau pergi.’ Tadinya saya ingin pergi dan itu sungguh berat bagi saya. Saya ingin pergi karena saya berpikir untuk menjalani tahun-tahun terakhir saya di sepak bola dengan bahagia. Belakangan ini saya tidak menemukan kebahagiaan di dalam klub.

Uria       : Itu yang penting, Leo, menjadi bahagia. Kau terlahir sebagai pemenang. Kau ada di tim yang berjuang untuk merebut gelar. Memang menang atau kalah itu wajar, tapi di musim-musim terakhir, Barca tidak mampu bersaing di Eropa. Kini kau akan lanjut memimpin tim di Barca. Tapi harus ada yang berubah, bukan? Harus ada yang berubah di level permainan, bukan?

Messi     : Saya akan lanjut di Barca dan sikap saya tidak akan berubah, tidak peduli sebesar apa saya ingin pergi. Saya akan lakukan yang terbaik. Saya selalu ingin menang, saya orang yang kompetitif, dan saya tidak suka kalah. Saya selalu menginginkan yang terbaik untuk klub, untuk ruang ganti, dan untuk diri saya. Saya sudah bilang waktu itu bahwa kami tidak diberikan dukungan untuk menjuarai Liga Champions. Terus terang, saat ini saya tidak tahu apa yang akan terjadi. Ada pelatih baru dan ide-ide baru. Itu bagus, tapi kita harus lihat bagaimana tanggapan tim dan bisa atau tidaknya hal itu membuat kami bersaing di level teratas. Yang bisa saya katakan adalah saya bertahan dan akan memberikan kemampuan terbaik saya untuk Barcelona.

Uria       : Kau telah membahas banyak hal. Banyak penonton wawancara ini nanti yang akan bilang, ‘Mestinya dia tanyakan ini’ atau ‘Mestinya dia tanyakan itu.’ Tapi pertanyaan berikut ini adalah yang belakangan ini sering ditanyakan orang pada saya. Apa hal pertama yang kau pikirkan ketika ada orang yang bilang bahwa kau bisa hengkang dan bahwa kau tidak begitu peduli pada Barcelona? Apa hal pertama yang kau pikirkan? Perasaan marah? Setelah semua yang telah kau berikan pada klub ini?

Messi     : Saya merasa sangat terluka karena komitmen saya pada Barcelona diragukan, setelah semua yang kami lalui bertahun-tahun ini, dan betapa bersyukurnya saya pada klub ini. Saya cinta Barcelona dan tidak akan mencari tempat yang lebih baik di mana pun. Namun, saya tetap berhak memutuskan, apabila kontrak dan presiden mengizinkannya. Tadinya saya ingin mencari tujuan dan tantangan baru. Lalu besok saya bisa kembali, karena di sini di Barcelona, saya punya segalanya. Anak saya, keluarga saya, mereka bertumbuh di sini dan berasal dari sini. Tidak ada yang salah dengan keinginan untuk pergi. Saya membutuhkannya, klub membutuhkannya, dan itu bagus untuk semua pihak.

Uria       : Keluarga adalah hal yang sangat penting dalam hidupmu. Ayahmu telah mengalami masa-masa sulit, istrimu dan anak-anakmu juga. Apa yang mereka minta darimu? Apa yang mereka katakan padamu? Mereka pasti bilang, ‘Ayah, ini’, ‘Ayah, itu’. Apa mereka menyaksikan beritanya di TV lalu menanyaimu?

Messi     : Masa-masa ini memang sulit bagi semuanya. Saya sudah menjelaskan yang saya inginkan, saya sudah menyampaikan yang saya rasa saya inginkan. Istri saya, dengan semua rasa sakit dalam hatinya, mendukung dan menemani saya. Tapi..

Uria       : Tapi anggota terpenting dalam keluarga adalah Mateo.

Messi     : (Tertawa) Ya, Mateo masih kecil dan tidak paham apa artinya pindah dan membangun hidup beberapa tahun di tempat lain. Tapi Thiago paham, karena dia lebih tua. Dia mendengar berita di TV, menemukan sesuatu, dan bertanya. Saya tidak ingin dia mendengar apa pun soal terpaksa pindah, masuk sekolah baru, atau mencari teman baru. Dia menangis dan bilang pada saya, ‘Jangan pindah.’ Saya ulangi lagi, itu berat, sungguh. Tapi bisa dimaklumi. Aku pernah mengalaminya. Sulit sekali untuk memutuskan.

Uria       : Semua pasti merasa begitu. Tentu saja, 20 tahun, itu sama dengan seumur hidup. Kau datang ke Barcelona saat masih seusia putramu sekarang. Itu membuatnya lebih berat. Ada dua hal mendasar yang ingin diketahui orang-orang darimu. Pertama, kau akan bertahan di Barca, dan akan kembali memimpin tim. Apa kau punya pesan untuk disampaikan pada para pendukung Barcelona yang sedang menyaksikan ini? Pesan optimistik untuk masa depan Barca bagi para pendukungnya?

Messi     : Seperti biasa, saya akan berikan kemampuan terbaik saya, kita akan tampilkan yang terbaik untuk mencapai semua tujuan, dan mudah-mudahan saya bisa mendedikasikan diri saya untuk orang-orang yang tengah mengalami masa-masa sulit. Saya sudah bicara soal saat-saat buruk yang saya lalui tahun ini, tapi rasanya munafik jika itu dibandingkan dengan orang-orang yang sungguh mengalami masa-masa sulit karena virus corona, dengan orang-orang yang telah kehilangan keluarga dan telah kehilangan banyak hal. Mudah-mudahan saya bisa memberikan kemampuan terbaik saya dan mempersembahkan kemenangan bagi semua orang yang mendukung kami dan keluarga mereka, untuk dapat mempersembahkan yang terbaik bagi orang-orang yang tengah mengalami masa sulit, dan agar kita bisa mengatasi virus ini hingga tuntas dan kembali seperti sedia kala.

Uria       : Akhirnya, pertanyaan dalam benak semua orang, khususnya pendukung Barcelona, adalah tentang burofax. Banyak yang bilang kalau Messi telah mendapat saran yang buruk, terutama soal keputusan untuk membahas keinginanmu untuk pergi lewat burofax. Kenapa kau memutuskan untuk mengirimkan burofax itu? Apa yang ingin kau tunjukkan? Bagaimana posisimu?

Messi     : Burofax itu dibuat untuk meresmikannya (pemberitahuan untuk hengkang-red). Sepanjang tahun saya telah memberi tahu Presiden bahwa saya ingin pergi, bahwa sudah waktunya untuk mencari tujuan dan arah baru dalam karierku. Dia selalu bilang pada saya, ‘Nanti kita bicarakan, jangan sekarang, ini dan itu,’ tapi tidak ada. Presiden tidak memberi saya kejelasan atas maksudnya yang sebenarnya. Mengirim burofax bisa meresmikan bahwa saya ingin pergi, bahwa saya bebas; saya tidak ingin menggunakan opsi tahun tambahan, dan saya ingin pergi. Saya tidak berniat membuat keributan, atau menentang klub, tapi itu untuk meresmikannya, karena keputusan saya sudah bulat.

Uria       : Jadi, jika kau tidak mengirim burofax itu, ada kemungkinan semuanya sudah dilupakan dan tidak ada yang akan mendengarkanmu?

Messi     : Jelas. Jika saya tidak mengirim burofax, seolah tidak terjadi apa-apa. Saya punya opsi perpanjangan satu tahun yang harus saya sampaikan sepanjang tahun. Mereka bilang, saya tidak menyampaikannya sebelum 10 Juni, tapi saya ulangi, kami sedang di tengah kompetisi, dan itu bukan momen yang tepat. Tapi terlepas dari itu, Presiden selalu bilang pada saya, ‘Saat musim berakhir, kau boleh putuskan ingin bertahan atau hengkang.’ Dia tidak pernah menetapkan tanggal; dan yah, itu hanya untuk menunjukkan kebijakan resmi klub yang tidak diturutinya, tapi bukan untuk bertengkar karena saya tidak ingin bertengkar dengan klub.

Uria       : Leo, ini sungguh menyenangkan dan terima kasih telah menjawab pertanyaan-pertanyaan tadi. Orang-orang di rumah selama ini bertanya-tanya, ‘Kenapa Leo tidak bicara?’ Kini kau sudah membuka suara dan bicara. Kita harus menghargai social distancing  tapi sekali lagi saya ingin berterima kasih. Terima kasih untuk semuanya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*