Manchester United gagal mengalahkan tamunya Sevilla dalam laga leg pertama babak perempat final Liga Europa 2022/2023. Bermain di Old Trafford Stadium, Jumat (14/04) dini hari WIB, skuad asuhan Erik Ten Hag dipaksa bermain imbang 2-2.
Sempat unggul 2-0 terlebih dahulu di babak pertama melalui brace Marcel Sabitzer (14’, 21’), kemenangan Manchester United yang sudah di depan mata seketika sirna akibat kebobolan dua gol bodoh jelang berakhirnya pertandingan.
Dua gol bodoh yang terjadi adalah gol bunuh diri dari pemainnya sendiri yaitu Tyrel Malacia (84’) dan sang kapten andalan MU, Harry Maguire (90+2’).
Hasil imbang itu tentu membuat pekerjaan Setan Merah sedikit lebih berat karena mereka akan gantian bertandang ke markas Sevilla di leg kedua pada Jumat (21/04) pekan depan. Tentu bermain di kandang lawan tidaklah muda mengingat Sevilla merupakan spesialis Liga Europa sekaligus pemegang gelar terbanyak pada kompetisi ini.
Jalannya Pertandingan
Baik MU maupun Sevilla, keduanya sama-sama turun dengan skuad terbaiknya masing-masing demi mengusung kemenangan. Tapi di laga kali ini, MU tanpa penyerang sekaligus top skor mereka, Marcus Rashford yang absen karena cedera, sehingga posisi ujung tombak digantikan Antony Martial.
Sejak menit awal, tuan rumah MU langsung tampil menggebrak. MU nyaris unggul cepat setelah Jadon Sancho merobek jala Sevilla yang dikawal Yassine Bounou, namun gol tersebut dianulir wasit akibat offside.
Selepas pelanggaran tersebut, MU kembali membangun serangan dan kali ini kombinasi Antony, Martial, dan Sancho. Berhasil melewati bek Sevilla, Antony melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti. Namun sepakan winger Brasil itu masih bisa digagalkan Bounou.
Tampil menekan, MU akhirnya bisa membuka keunggulan atas tamunya di menit ke-14 melalui Marcel Sabitzer. Memanfaatkan umpan Bruno Fernandes, Sabitzer yang lepas dari jebakan offside berhasil melepaskan tembakan dengan kaki kiri tanpa mampu dihalau kiper Sevilla.
Unggul atas Sevilla, MU tidak menurunkan insentisitas serangan. Tujuh menit berselang setelah terjadinya gol pertama, Sabitzer kembali menggandakan keunggulan timnya atas tamunya Sevilla sekaligus mencatatkan brace. Kali ini Martial menjadi aktor dalam proses gol Sabitzer ke gawang Sevilla dan tanpa membuang waktu lama, pemain pinjaman Bayern Munchen ini sukses menaklukkan Bounou dalam situasi satu lawan satu.
Tertinggal dua gol dari tuan rumah, Sevilla yang dalam kondisi kekhawatiran mencoba berusaha mencari gol penyama. Serangan demi serangan coba dibangun oleh Los Nervionenses demi membongkar rapatnya pertahanan MU yang digalang Raphael Varane dan Lisandro Martinez.
Jelang berakhirnya pertandingan babak pertama, Sevilla hampir saja memperkecil ketertinggalan melalui sundulan Tanguy Nianzou memanfaatkan sepak pojok Ivan Rakitic. Namun sayang, sundulan Nianzou masih bisa diselamatkan David de Gea. Bola muntah yang jatuh persis depan garis gawang de Gea segera dihalau Varane.
Selepas turun minum, Sevilla mencoba mengambil alih permainan sejak awal babak kedua. Hal ini terlihat di mana para pemain MU kesulitan membangun momentum. Namun memasuki menit 50 babak kedua berlangsung, MU mulai melepaskan diri dari tekanan.
Pada menit ke-60 melalui skema serangan balik cepat, Antony yang berakselerasi disisi kiri pertahanan Sevilla nyaris membawa MU unggul jauh lewat sepakan melengkungnya. Tapi sayang, sepakan keras Antony masih bisa digagalkan tiang gawang.
Sevilla pun langsung merespon dengan kerapkali melakukan serangan balik langsung ke pertahanan MU. Percobaan demi percobaan terus dilakukan demi upaya menciptakan gol guna memperkecil ketertinggalan. 70 menit lebih pertandingan berlangsung, kedua tim secara bergantian melancarkan serangan.
Upaya Sevilla akhirnya membuah hasil dan itu datang pada menit ke-84. Lewat serangan di kiri pertahanan MU, Jesus Navas yang memegang kendali bola mencoba melepaskan umpan tarik ke dalam kotak penalti MU. Tapi bola sempat membentur kaki Tyrell Malacia. Namun dewi fortuna menghampiri Sevilla dan seketika bola berbelok arah dan merobek jala David de Gea. Gol ini tercatat sebagai gol bunuh diri Malacia dan skorpun berubah menjadi 2-1.
Petaka seolah menghampiri kubu MU selepas tuan rumah berhasil memperkecil kedudukan. Bek andalannya, Lisandro Martinez yang sedang menguasai bola tiba-tiba tidak bisa berlari dan terlihat memegang pergelangan kakinya.
Martinez pun akhirnya dibopong keluar dan tidak bisa melanjutkan pertandingan. Sementara itu, MU tidak bisa lagi melakukan pergantian pemain karena kuota pergantian pemain telah habis, dan itu memaksa MU harus bermain dengan 10 pemain.
Jelang berakhirnya pertandingan, petaka benar-benar menghampiri MU. Kemenangan di dapan mata seketika sirna usai Sevilla berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Memanfaatkan umpan rekannya, Youssef En-Nesyri berhasil menanduk bola dan bola sundulannya membentur badan Harry Maguire. Bak jatuh tertimpa tangga, bola berbelok arah dan membuat de Gea gagal menyelamatkan gawangnya dari kebobolan.
(LN)
Leave a Reply