Bucharest, Romania — Dua kemenangan penting dari GM Bogdan-Daniel Deac dan GM Maxime Vachier-Lagrave menghidupkan kembali persaingan di Superbet Chess Classic Romania 2025. Setelah kalah di babak pertama, keduanya bangkit dan mencatat satu-satunya kemenangan di antara lima partai babak kedua.
Deac Taklukkan Aronian, Raih Kemenangan Perdana di GCT
Bermain di kampung halamannya, GM Bogdan-Daniel Deac meraih kemenangan pertamanya dengan buah putih di ajang Grand Chess Tour. Ia tampil solid melawan GM Levon Aronian dalam pertahanan Nimzo-India, menciptakan permainan strategis yang menjadi rencananya sejak awal.
Langkah kurang baik dari Aronian menjadi titik balik yang dimanfaatkan Deac dengan membuat posisi lawan memburuk drastis. Meski sempat tergelincir lewat, Deac menunjukkan ketenangan dan ketelitian untuk menyegel kemenangan di akhir permainan. Ia mengomentari hasil sejauh ini dengan hati-hati: “Sampai saat ini bagus, tapi kita lihat nanti.”
Vachier-Lagrave Menang dalam Endgame Sulit Lawan So
Partai antara GM Maxime Vachier-Lagrave dan GM Wesley So berlangsung ketat dalam varian terbuka dari Ruy Lopez. Meskipun So terlihat aman dalam endgame dengan materi seimbang, tekanan terus-menerus dari lawannya akhirnya membuahkan hasil.“Sebenarnya ini harusnya remis yang nyaman untuknya… tapi ternyata tidak sesederhana itu,” ujar Vachier-Lagrave usai pertandingan. Dengan kemenangan ini, pecatur asal Prancis tersebut kembali masuk dalam kelompok pengejar pemuncak klasemen.
Firouzja Nyaris Menang, Tapi Duda Bertahan
Pertarungan antara GM Jan-Krzysztof Duda dan GM Alireza Firouzja menjadi salah satu partai paling menarik. Firouzja sempat mendapatkan posisi menang dan memainkan langkah tajam, namun gagal melanjutkannya secara akurat. Kesempatan emas lewat luput dari tangannya. Yang menonjol dari partai ini adalah sikap pantang menyerah Firouzja meski hanya memiliki sisa waktu di bawah satu menit. “Kita sedang menyaksikan ambisi. Ia bisa membuat remis beberapa kali, tapi memilih terus bermain,” ujar GM Peter Svidler.
Abdusattorov vs Gukesh: Trik Pembukaan dan Manuver Taktis
GM Nodirbek Abdusattorov menghadapi kejutan awal dari Juara Dunia Gukesh Dommaraju yang memilih pembukaan Italia. Langkah tersebut sempat membuat Abdusattorov tidak nyaman, namun ia berhasil menghindari jebakan yang mungkin telah dipersiapkan Gukesh.
Meski tidak puas dengan posisinya, Abdusattorov tetap solid dan membuat langkah cemerlang untuk menukar salah satu bidak terkuat lawan. Pertandingan berakhir remis setelah permainan menyeimbang.
Caruana dan Praggnanandhaa: Penyimpangan Awal, Hasil Stabil
Pertandingan antara GM Fabiano Caruana dan GM Praggnanandhaa Rameshbabu meninggalkan teori umum sejak langkah kelima. Caruana mengakui membuat kesalahan dengan menyebutnya sebagai “langkah yang sangat bodoh” yang disesalinya segera setelah dijalankan.
Meski begitu, evaluasi posisi tetap stabil dan permainan mengarah ke hasil imbang tanpa ancaman besar dari kedua sisi. Caruana menilai dua partai pertamanya sebagai: “Dua game stabil, tanpa bahaya besar untuk menang atau kalah.”
Klasemen Masih Ketat, Firouzja Terus Dikejar
Dengan hasil ini, Alireza Firouzja masih memimpin klasemen, namun kini dikejar oleh sekelompok pemain termasuk Vachier-Lagrave dan Deac. Kejutan masih bisa terjadi, dengan Levon Aronian yang meskipun tertinggal, belum bisa dihitung keluar dari perebutan gelar.
Pertandingan menarik akan tersaji di babak ketiga saat Firouzja menghadapi Caruana, di mana sang pemimpin klasemen akan berupaya memperlebar jarak dengan buah putih, sedangkan Caruana masih mencari kemenangan pertamanya.