GM Magnus Carlsen Mengalahkan GM Hikaru Nakamura dalam Pertarungan Hidup Mati

Satu turnamen lagi dimenangkan oleh GM Magnus Carlsen, sang juara dunia catur asal Norwegia. Carlsen harus bersusah payah selama 6 hari terakhir untuk memaksa GM Hikaru Nakamura asal Amerika Serikat memperpanjang pertandingan hingga babak penentu atau Armageddon, sebelum mengunci kemenangan. Dengan kemenangan ini, Carlsen mendapat hadiah utama sebesar USD 140.000, sementara Nakamura sebagai finalis mendapat USD 80.000.

Turnamen final ini diikuti empat peserta. GM Magnus Carlsen dan GM Danil Dubov asal Rusia ikut sebagai juara pada turnamen sebelumnya; sedangkan GM Hikaru Nakamura dan GM Ding Liren asal China, ikut karena memenuhi syarat sebagai peserta dengan penampilan terbaik. Babak semifinal terdiri atas lima set, sedangkan final terdiri atas tujuh set. Masing-masing set terdiri atas tujuh babak, yang terdiri atas 4 babak rapid berdurasi 15 menit dengan tambahan 10 detik per langkah, dan dua babak blitz berdurasi 5 menit dengan tambahan 3 detik per langkah. Jika skor tetap berimbang, maka satu babak penentu alias Armageddon harus dimainkan. Pada babak ini, pemain yang memilih bidak putih mendapat waktu 5 menit, sedangkan pemain yang memilih bidak hitam mendapat waktu 4 menit, namun jika hasilnya remis, maka pemain dengan bidak hitam dinyatakan menang. Berikut petikan gambar untuk hasil pertandingan di babak semifinal:

Penampilan cemerlang dan memuaskan ditampilkan oleh kedua Grand Master selama babak final ini. Keduanya bergantian memenangi tiap set, sehingga babak Armageddon pun tak terelakkan lagi. Pada set terakhir ini, babak rapid pertama dimenangkan oleh Carlsen, sedangkan Nakamura memenangi babak ketiga. Babak kedua dan keempat berakhir remis, sehingga pertandingan berlanjut ke babak blitz. Pada babak pertama, Nakamura berhasil menang dan tinggal selangkah lagi menjadi juara. Namun, Carlsen berhasil menang.

Di babak Armageddon, Carlsen dibebaskan memilih bidak yang akan dimainkan, karena memenuhi syarat yakni teleh memenangi salah satu turnamen sebelumnya. Carlsen memilih memakai bidak hitam, yang artinya dia harus menang atau bertahan dalam waktu 4 menit, tanpa tambahan waktu; sedangkan Nakamura dengan sendirinya bermain dengan bidak putih, yang artinya harus menang dalam waktu 5 menit.

Pertandingan berjalan sangat seru dan cepat, karena keduanya tidak ingin kehabisan waktu. Carlsen dengan Berlin Defense-nya berusaha bertahan melawan serangan Nakamura yang memakai sistem Rui Lopez atau Spanyol. Di satu kesempatan, Carlsen akhirnya mengorbankan Permaisuri-nya demi melahap kuda dan benteng milik Nakamura.

Pertandingan akhirnya menyisakan satu benteng dan menteri putih milik Carlsen, melawan satu permaisuri milik Nakamura. Carlsen lalu membangun benteng pertahanan yang mustahil ditembus oleh Nakamura hingga akhir pertandingan. Hasil remis berarti Carlsen berhasil menang. Dengan puas Carlsen mengomentari posisi terakhirnya, “merupakan posisi yang sempurna dalam situasi ini… Saya bisa melangkah lebih dahulu (premove lewat komputer sebelum lawan melangkah)… Saya bisa membuat ratusan langkah!”

Turnamen bertajuk Magnus Carlsen Chess Tour Finals benefiting Kiva ini, berlangsung sejak tanggal 9 – 20 Agustus 2020 dan merupakan penutup dari Magnus Carlsen Chess Tour, rangkaian turnamen catur daring di masa pandemi. Turnamen-turnamen yang mendahuluinya adalah Magnus Carlsen Invitational (18 April – 03 Mei 2020), Lindores Abbey Rapid Challenge (19 Mei – 03 Juni 2020), Chessable Masters (20 Juni – 05 Juli 2020), dan Chess24 Legend of Chess (21 Juli – 05 Agustus 2020).

Kemenangan ini membuat Magnus Carlsen tercatat telah memenangi 6 dari 7 turnamen daring di masa pandemi. Satu turnamen yang gagal dimenanginya adalah Lindores Abbey Rapid Challenge, di mana dia tersingkir di semifinal dari GM Hikaru Nakamura. Dua turnamen lainnya adalah Clutch Chess, dan Steinitz Memorial.

Selesai pertandingan, Carlsen menulis semacam ejekan di akun Twitternya, “Sauron masih aman,” yang mengingatkan para pencinta catur, pada twit terkenal Nakamura pada tahun 2013, “Mulai sadar kalau ternyata hanya saya satu-satunya orang yang sanggup menghentikan Sauron, dalam konteks sejarah catur.”

Namun demikian, kedua Grand Master itu tetap bertukar pujian lewat Twitter. Carlsen menulis, “Seorang pemain hebat dan pesaing berat, yang benar-benar membuat saya kewalahan sepanjang tur. Hormat untuk GM Hikaru.” Nakamura sendiri sebelumnya menulis twit, “Selamat untuk GM Carlsen. Terima kasih untuk semuanya di @chess24 untuk hiburan yang luar biasa selama empat bulan terakhir.”

(DS)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*