Final Liga Champions 2021/2022 yang mempertemukan dua raksasa di liganya masing-masing yakni Liverpool dari Liga Inggris kontra perwakilan Spanyol, Real Madrid, berakhir dengan skor tipis 0-1 untuk kemenangan Si Putih Real Madrid.
Laga kedua kesebelasan digelar di Stade de France Stadium, Paris, markas kebesaran juara Ligue 1 Prancis, Paris-Saint Germain, Minggu (29/05/2022) dinihari WIB.
Real Madrid sukses menyabet gelar keduanya musim ini berkat gol semata wayang yang dicetak Vinicius Junior di menit ke-59 memanfaatkan umpan ciamik Federico Valverde. Ini juga menjadi trofi Liga Champions ke-14 untuk kampiun Liga Spanyol 2021/22 sekaligus menegaskan mereka sebagai Rajanya Benua Eropa.
Menurut catatan statistik UEFA, kedua tim bermain sama kuat dalam hal penguasaan bola yaitu 53 berbanding 47 persen. Namun, Liverpool lebih banyak menciptakan sekali banyak peluang dengan melepaskan 24 tembakan dengan 9 di antaranya tepat sasaran. Adapun Real Madrid hanya bisa melepaskan 4 tembakan, 2 di antaranya tepat sasaran dan salah satu darinya berbuah menjadi gol.
Jalannya Pertandingan
Babak final Liga Champions 2021/22 sedikit mengalami keterlambatan hingga 30 menit akibat adanya pengorganisasian pelayanan di luar stadion yang kurang baik. Meski begitu, kick off pertandingan akhirnya bisa dimulai.
Kedua tim yang tampil dengan kekuatan penuh memperagakan permainan terbuka dan hal itu mencoba dimanfaatkan oleh Liverpool. Selama 20 menit awal babak pertama berjalan, Jordan Henderson sedikit lebih mendominasi dengan penguasaan bola hampir 57 persen.
Bahkan, The Reds (julukan Liverpool) yang mengusung misi balas dendam sejak awal laga langsung menciptakan tiga peluang dalam waktu tiga menit melalui Mohamed Salah dan Thiago Alcantara. Peluang pertama terjadi di menit ke-16 ketika Moh Salah yang mendapat umpan dari Trent-Alexander Arnold melakukan backheel. Namun penjaga gawang Real Madrid, Thibaut Courtois dengan sigap menahan laju bola dan berhasil dihalau oleh rekannya, David Alaba.
Semenit berselang dari peluang Moh Salah, Liverpool kembali mengancam gawang Real Madrid dan kali ini giliran Thiago Alcantara yang mencoba peruntungan untuk bisa membobol gawang Courtois dengan melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, tetapi masih bisa ditepis dan diamankan dengan baik oleh Courtois.
Mendominasi permainan, para pemain Liverpool terlihat diinstruksikan oleh sang pelatih Jurgen Klopp untuk meningkatkan high pressing kepada para pemain Madrid dan itu terlihat di mana Luka Modric dkk bermain dengan garis bertahan menengah dengan sesekali mengandalkan serangan balik cepat.
Pada menit ke-17 Moh Salah kembali mengancam gawang Madrid melalui sepakan jarak dekat dari dalam kotak penalti memanfaatkan umpan Sadio Mane. Namun, penempatan posisi yang tepat dari Cortouis sehingga sepakan winger timnas Mesir itu mudah digagalkan dan diamankan Cortouis.
Tekanan terus dilakukan oleh kubu Liverpool dalam upaya mencari gol dan kali ini peluang emas didapat oleh Sadio Mane untuk bisa mencetak gol. Mendapat sodoran dari rekannya, Mane yang menguasai bola mencoba meliuk-liuk di kotak penalti Madrid lalu melepaskan sepakan keras dengan kaki kanannya. Lagi-lagi Courtois tampil gemilang dengan menepis sepakan Mane sebelum akhirnya bola menerpa tiang lalu kembali diamankan oleh penjaga gawang bertinggi 2 meter tersebut.
Di babak pertama ini, runner up Liga Inggris itu terus memberikan tekanan kepada kubu Real Madrid dengan melancarkan serangan dari berbagai sisi serta membuat Real Madrid kesulitan mengembangkan permainan. Namun, penampilan gemilang Cortouis serta disiplinnya pertahanan Madrid membuat serangan Liverpool mudah dipatahkan begitu saja.
Winger Liverpool, Moh Salah seolah menjadi kunci utama untuk membongkar rapatnya pertahanan Madrid. Kali ini dirinya kembali mendapatkan peluang di menit ke-34 melalui sundulan kepala memanfaatkan umpan Trent-Alexander Arnold. Namun, sundulan keras Moh Salah masih tepat jatuh dalam dekapan Courtois.
Real Madrid yang dalam kondisi tertekan dan belum sekalipun peluang akhirnya mendapatkan peluang pertama untuk mencetak gol. Tepat pada menit ke-42, Karim Benzema berhasil merobek jala gawang Liverpool yang dikawal Alisson Becker memanfaatkan kamelut yang terjadi di dalam kotak penalti.
Namun wasit Clement Turpin yang menjadi pengadil pertandingan menganulir gol Benzema setelah melakukan review yang cukup lama dengan pihak Video Assistant Referee (VAR) karena menganggap Benzema telah berada dalam posisi offside sebelum melepaskan tembakan. Skor kacamata kedua tim bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, Madrid yang memegang kendali bola mencoba tampil menekan sejak awal babak kedua dimulai. Skuad asuhan Carlo Ancelotti sedikit menaikkan tempo permainan dan mencoba mengurung area pertahanan Liverpool.
Meski begitu, Liverpool tidak diam begitu saja dan mereka terlihat sedikit menurunkan high pressing kepada para pemain Madrid. Thiago Alcantara yang menjadi motor serangan di lini tengah Liverpool terlihat menjadi kreator bagi rekan-rekannya untuk bisa mendominasi penguasaan bola dengan tetap melancarkan serangan ke pertahanan Madrid yang dikomandoi David Alaba dan Eder Militao.
Asik menyerang, Liverpool kecolongan akan kesalahan mereka yang terlambat mengantisipasi serangan balik cepat yang dilancarkan para punggawa Madrid.
Tepat di menit ke-59 lewat pergerakan luar biasa yang dilakukan Fede Valverde dari lini tengah hingga ke jantung pertahanan Liverpool. Pemain timnas Uruguay tersebut melepaskan umpan keras terukur menyusur tanah yang membelah pertahanan antara bek Liverpool dengan Alisson Becker. Tanpa terduga ada Vinicius Junior yang berlari menyambut umpan tersebut sekaligus membawa Madrid unggul sementara 1-0 atas Liverpool.
Tertinggal satu gol dari Madrid, Liverpool seakan tersentak dan berupaya dalam mengejar ketertinggalan. Percobaan demi percobaan terus dilakukan dalam upaya mereka mencari gol penyama. Pada menit ke-68, Liverpool nyaris menyamakan kedudukan lewat aksi Moh Salah. Namun, penampilan spektakuler yang diperagakan Courtois membuat peluang Salah dari tiang dekat gagal berbuah gol karena mampu digagalkan dengan baik oleh kaki kiri Courtois.
Pada menit ke-83, Thibaut Courtois melakukan penyelamatan krusial yang berpotensi terciptanya gol penyama yang dilakukan Moh Salah. Kiper timnas Belgia itu dengan tenang menggagalkan sontekan Salah dengan satu tangan sehingga membuat gawang Madrid selamat dari kebobolan.
Di sisa waktu babak kedua, Liverpool semakin gencar melancarkan serangan ke area pertahanan Madrid. Sementara Madrid yang telah unggul 1-0 mencoba bermain bertahan guna mempertahankan keunggulan. Rapat serta disiplinnya lini pertahanan Madrid membuat para pemain Liverpool terlihat frustasi bukan main.
Hingga laga berakhir, Real Mampu mempertahankan keunggulan 1-0 atas Liverpool dan membuat mereka berhak keluar sebagai juara Liga Champions musim ini sekaligus menggagalkan misi balas dendam yang diusung oleh lawannya tersebut.
(LN)
Leave a Reply