Setelah resmi diakuisisi oleh perusahaan konsorsium asal Arab Saudi milik Pangeran Mohamed bin Salman, Newcastle United langsung merebut perhatian media olahraga di seluruh dunia. Dalam beberapa jam terakhir, The Magpies disorot lantaran nilai kekayaan pemilik barunya yang dinilai akan mengembalikan klub ini ke kasta teratas Premier League.
“Kami bangga menjadi pemilik baru Newcastle United, salah satu klub paling terkenal di sepak bola Inggris. Kami juga berterima kasih kepada fans Newscastle atas dukungan mereka selama bertahun-tahun sehingga membuat kami bersemangat untuk bekerja sama dengan mereka.”
Yasir Al-Rumayyan, Gubernur PIF
Public Investment Fund (PIF) mengakhiri posisi kepemilikan Mike Ashley selama 14 tahun, dan secara langsung menjadikan Newcastle sebagai Klub Kaya Baru menggantikan Manchester City. Diketahui, pada 7 Oktober 2021 PIF membeli Newcastle seharga 5,8 Triliun Rupiah.
Pembelian ini telah dikonfirmasi oleh pihak Premier League melalui laman resminya pada hari ini jumat 8 oktober 2021.
“Liga Inggris, Klub Sepakbola Newcastle United, dan St James Holdings Limited pada hari ini telah menyelesaikan perselisihan tentang akuisisi klub oleh konsorsium PIF, PCP Capital Partners dan RB Sports & Media.”
PIF memiliki saham terbesar dari dua pemegang saham utama lainnya (PCP Capital Partners dan RB Sports & Media), yakni mencapai 80%. Mengacu kepada pemilik perusahaan ini, Mohammed bin Salman, dengan kekayaan yang luar biasa besar (13x nilai harta kekayaan pemilik Manchester City) maka Newcastle bukan tidak mungkin akan kembali menjadi klub favorit.
Chelsea, Manchester City dan PSG adalah simbol dari klub sepak bola modern yang menjadi besar karena dukungan dana super para pemilik klub. Tidak heran, proses pengambilalihan Newcastle oleh pangeran Arab Saudi diambut antusias oleh para pendukungnya. Sebagaimana klub-klub kaya raya sebelumnya, Liga Inggris tinggal tunggu waktu mengumumkan juara baru.
Beli Pemain Bintang Segera dan Ganti Pelatih
Ambisi besar The Magpies setelah mendapatkan sumber modal bukan tidak mungkin akan mengubah komposisi pelatih dan pemain. Steve Bruce mungkin saja cukup populer, tetapi prestasinya yang kurang mumpuni membuatnya rawan dipecat. Apalagi hingga pekan ke-7 Premier League dia menuai hasil negatif dengan menempatkan Newcastel di urutan 19 tanpa kemenangan.
“Jauh sebelum bermain sepak bola dan sebelum menjadi pelatih, saya adalah Newcastle United sejati. Saya ingin melihat klub ini memenangkan sesuatu, dan bermain di Eropa. Saya mendengar tentang pemilik baru klub, dan dengan uang yang mereka miliki mereka juga ingin mewujudkan ambisi itu.”
Steve Bruce kepada the Telegraph
Meskipun masih berharap yang terbaik, Steve Bruce sendiri menyadari posisinya yang tidak ideal. Dia rela jika harus diganti. Hal ini beriringan dengan embusan kabar bahwa Antonie Conte akan ditawari kerja untuk mengisi posisi pelatih. Jika Conte pada akhirnya pergi ke St. James’ Park, maka akan menjadi awal eksodus pemain bintang menuju Newcastle.
Manchester City dan Chelsea sudah membuktikan kekuatan uang dibalik prestasi klub. Newcastle berikutnya. Mereka punya sejarah besar beberapa dekade silam sebelum tenggelam. Wajib ditunggu bagaimana kiprahnya musim depan.
(WW)
Leave a Reply