[Dewa Kipas vs GothamChess]: Trik Curang dalam Memainkan Catur Online, Ini Salah Satunya

Beberapa pekan terahir ini kita dihebohkan dengan topik hangat seputar dunia catur Indonesia hingga mendapat perhatian khusus oleh Chess.com  dan  Federasi Catur Internasional. Sosok dengan aksi heroik yang membuat heboh dunia catur ini adalah Dadang Subur.

Bagaimana tidak, pecatur dengan nama akun Dewa Kipas itu mampu mengalahkan Grand Master Levy Rozman alias @GothamChess dalam pertandingan catur online di platfrom Chess.com. Pertandingan tersebut diduga melanggar fair play hingga akun Dewa Kipas diblokir oleh Chess.com pada Selasa (02/03/2021).

Trik Curang Main Catur Online

Terlepas dari polemik Dewa Kipas vs GothamChess, berikut salah satu cara atau trik curang untuk memenangkan pertandingan catur online.

Siapkan atau download 2 aplikasi catur online, satu aplikasi menggunakan web based dan satunya lagi menggunakan Smartphone seperti pada contoh berikut.

Untuk aplikasi catur online pertama, kami menggunakan website Chess24 yang disiapkan untuk bertanding atau melawan penantang. Di Chess24 kami melawan penantang (human).

Sementara di aplikasi catur online kedua, kami menggunakan Chess.com sebagai refrensi untuk memberi petunjuk saat melawan penantang di Chess24. Di Chess.com kami melawan komputer atau bot.

Oleh karena di Chess24 kami bertindak sebagai bidak putih untuk itu di Chess.com kami mengatur agar bermain sebagai bidak hitam.

Langkah pertama diawali bidak putih oleh komputer di Chess.com. Langkah tersebut kami ikuti di Chess24. Reaksi langkah dari penantang di Chess24 menjadi langkah kami berikutnya di Chess.com.

Jadi secara tidak langsung penantang di Chess24 sebenarnya melawan komputer atau bot di Chess.com. Demikian seterusnya, kami ikuti petunjuk atau langkah Chess.com sampai kami skak-mat alias memenangkan pertandingan melawan penantang di Chess24.

Hore menang!
Hore menang!

Apakah trik ini merupakan cara yang dilakukan Dewa Kipas? Atau mungkin Dewa Kipas memang benar-benar mengalahkan GothamChess dengan kemampuannya? Who knows …

Karena trik seperti ini melanggar fair play dan demi menjunjung tinggi nilai sportivitas, maka trik seperti ini tidak untuk ditiru ya.

(DB)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*