Kompetisi sepakbola antar klub terbesar di Benua Eropa akan kembali bergulir setelah sekian lama rehat tengah pekan ini.
Kini kompetisi tersebut telah memasuki babak 16 besar setelah sukses melewati babak 32 besar yang sudah diselesaikan musim lalu.
Salah satu laga yang menarik dan mencuri perhatian khalayak dunia adalah bertemu kembalinya raksasa Spanyol Barcelona dengan salah satu wakil Liga Prancis yang juga semifinalis musim lalu yakni Paris Saint-Germain.
Pertemuan kedua klub raksasa Eropa ini merupakan ulangan di musim 2016/17 yang mana keduanya juga bentrok di babak 16 besar, dimana Barcelona secara mengejutkan menyingkirkan Mbappe dkk dengan agregat 6-5.
Bertindak sebagai tuan rumah terlebih dahulu, Barcelona harus mengakui keunggulan tim tamunya PSG.
Bermain di Camp Nou, Rabu (17/01/21), Lionel Messi dkk harus takluk dari pasukan Les Parisiens dengan skor cukup telak 1-4.
Sempat unggul duluan lewat sepakan penalti Lionel Messi di menit ke-27 tak membuat skornya bertahan lama setelah Kylian Mbappe mampu menyamakan kedudukan di menit ke-32 dan memaksa babak pertama berakhir dengan skor 1-1 untuk kedua kesebelasan.
Memasuki babak kedua, kedua tim tetap tidak menurunkan tempo permainan seperti yang terjadi di babak pertama.
Barcelona yang seolah tak ingin dipermalukan di rumahnya sendiri mencoba menguasai jalannya pertandingan lewat penguasaan bola.
Naas bagi tuan rumah terjadi di menit ke-65 ketika lewat serangan balik cepat, Florenzi yang bertugas di sektor kanan pertahanan mampu merebut bola dan melakukan serangan merengsek masuk ke sisi kiri pertahanan kotak penalti tuan rumah dan menyodorkan umpan dimana terjadi kamelut di depan Ter Stegen.
Bola yang lepas dari kawalan pemain Barca mudah disambar Mbappe sehingga membawa PSG unggul 2-1 atas tuan rumah.
Tertinggal atas tim tamu membuat pelatih Barca, Ronald Koeman, mencoba melakukan pergantian dengan memasukan beberapa pemain mudanya.
Bukannya mengejar ketertinggalan kedudukan, malah tim tamulah yang semakin menunjukkan ketrengginasannya demi mencuri gol tandang di markas lawan.
Kali ini Moise Kean turut mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-70 setelah dengan tenang menanduk masuk bola ke gawang Ter Stegen memanfaatkan umpan bola mati dari Leandro Paredes.
Alih-alih ingin tidak mau malu di rumahnya, Barcelona mencoba keluar menekan balik ke jantung pertahanan PSG, akan tetapi rapatnya pertahanan anak asuh Mauricio Pochettino membuat sejumlah peluang Barca dapat dipatahkan.
Derita Barcelona kembali terjadi tepat di lima menit akan berakhirnya pertandingan.
Lewat serangan balik cepat, Draxler yang memegang kendali bola melakukan solo run ke pertahanan Barca dan memberikan umpan kepada Mbappe.
Dengan tenang, pemain timnas Prancis tersebut melakukan plessing keras terukur yang tidak dapat dijangkau Ter Stegen sekaligus mencatatkan hattrick pertamanya di musim ini.
Skor 4-1 pun bertahan hingga wasit meniup pluit panjang akhir pertandingan dan dengan kemenangan ini menjadi modal berharga bagi PSG jelang leg ke-2, dimana mereka akan bertindak sebagai tuan rumah.
“Kami bermain sangat baik dan mampu mendikte permainan lawan (Barcelona). Gol pertama mereka mengejutkan kami dan kami mampu merespon balik dengan empat gol yang kami ciptakan berkat kerjasama tim,” ujar Verratti.
Sebaliknya bagi Balugrana, kekalahan ini adalah kekalahan perdana kandang perdana mereka musim ini. Tugas Lionel Messi dkk akan semakin berat karena harus bertandang ke markas PSG, dimana mereka harus menang lebih dari 3 margin gol untuk mengamankan satu tiket ke babak selanjutnya.
“Babak pertama kami tampil cukup baik dan mampu menguasai pertandingan. Akan tetapi, lawan mengejutkan kami dengan permainan cepat yang mereka peragakan. Kami seolah dibuat tak berdaya akan gol-gol yang mereka ciptakan. Kami harus pulang dan mengevaluasi itu demi mengejar defisit gol di pertemuan kedua nanti,” ucap Jordi Alba.
(LN)
Leave a Reply