James Rodriguez menunjukkan kepada publik kalau dirinya belum habis. Itu juga dia tujukan untuk mantan klub sebelumnya, Real Madrid, yang telah menyia-nyiakan kemampuannya di mana di Madrid dirinya kalah bersaing dan jarang mendapatkan menit bermain.
Semenjak memutuskan bergabung dengan klub Liga Inggris, Everton, banyak orang yang meragukan dan mempertanyakan soal keputusannya bergabung dengan salah satu rival Liverpool tersebut.
Anggapan tersebut langsung dipatahkan pria berkebangsaan Kolombia ini. Dalam debut pertamanya bersama Everton, James dan timnya berhasil memetik kemenangan perdana melawan Tottenham dalam laga pembuka kompetisi Liga Premier Inggris musim ini.
Meski tidak mencetak gol dalam laga tersebut, James menjadi pemain yang paling aktif dalam melakukan pergerakan dan juga tercatat sebagai pemain yang paling banyak melakukan passing.
Bersama Everton juga, James menjadi pemain yang paling banyak tampil di bawah kepelatihan Carlo Ancelloti yang juga merupakan mantan arsiteknya semenjak di Real Madrid dan juga Bayern Munchen. Ibarat kata, ini merupakan reuni antara ayah dan anak dan juga, James adalah kesayangan Don Carlo semenjak sama-sama di Madrid dan juga Munchen.
Menggila di Goodison Park
Pada sabtu (03/10/2020) kemarin, Everton dipertemukan dengan tamunya Brighton Albion dalam lanjutan Liga Premier Inggris pekan keempat. Bermain di Goodison Park, markasnya sendiri, Everton turun dengan skuad terbaiknya termasuk menurunkan James.
Dengan mengandalkan passing-passing pendek yang menjadi ciri khas permainannya, anak asuh Ancelloti ini sukses membawa pulang 3 poin setelah dengan mudah menjungkalkan tamunya Brighton dengan skor 4-2. Gol-gol Everton dicetak oleh Dominic Calvert-Lewin (16’), Yerry Mina (45+2’) dan brace dari James (52’ dan 70’). Sementara 2 gol balasan tim tamu dicetak oleh Maupay (41’) dan Bissouma (90+2’).
Dari statistik pertandingan tersebut menunjukkan kalau tuan rumah unggul segalanya atas tamunya Brighton dalam pertarungan dua babak tersebut.
Kemenangan 4-2 atas Brighton menjadikan tim asal kota Merseyside tersebut menjadi salah satu tim yang paling produktif dalam mencetak gol ke gawang lawan dengan total 12 gol bersama Leicester City dan Spurs serta Chelsea (10).
Dalam laga tersebut, James sendiri dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan (MOTM), berkat kontribusinya dengan mencetak dua gol dan satu assist kepada Calvert-Lewin.
Ini juga menjadi kemenangan keempat Everton secara beruntun di laga domestik di mana Walcott dkk menyapu bersih 4 laga awal di Liga Premier Inggris. Mereka juga kini menjadi pemuncak klasemen Liga Inggris dengan mengumpulkan 12 poin.
Total sudah 3 gol dan 2 assist yang diciptakan James dalam 4 laganya bersama Everton di kompetisi Liga Premier Inggris. Itu artinya, sang pemain bernomor punggung 19 tersebut tidak pernah absen dalam setiap laga yang dilakoni Everton.
Pasca kedatangan James, pola permainan Everton jauh berubah dari musim sebelumnya. Everton menjadi tim yang paling produktif baik dalam mencetak gol, melakukan passing serta serangan dan juga dalam penguasaan bola. James seolah menjadi roh permainan baru bagi Everton.
Ini juga menegaskan kalau Everton bersama Don Carlo akan berbicara banyak sampai akhir musim dalam persaingan merengkuh trofi Liga Premier Inggris.
Akankah magis James bersama The Toffees (julukan Everton) berlanjut ?
(LN)
Leave a Reply