[UCL 16 Besar] Inter Milan 0–2 Liverpool: The Reds Berpesta di San Siro

Laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2021/22 hari kedua yang menyuguhkan salah satu Super Big Match antara Inter Milan versus Liverpool berakhir dengan kemenangan untuk Liverpool. Bermain di Stadion San Siro, Kamis (17/02) dinihari WIB, Liverpool berhasil bungkam perlawanan tuan rumah dengan skor 2-0.

Dua gol kemenangan The Reds (julukan Liverpool) tercipta di 20 menit akhir babak kedua dan masing-masing dilesakkan oleh Roberto Firmino (75’) dan Mohamed Salah (83’).

Berkat kemenangan berharga tersebut, langkah Liverpool terbilang sangat muda karena telah mengantongi kemenangan awal dan setidaknya membutuhkan hasil seri saja untuk memastikan diri lolos. Bukan itu saja, keuntungan lain dari skuad asuhan Jurgen Klopp adalah akan bermain di kandang sendiri pada 9 Maret mendatang.

Sementara bagi Inter sendiri, kekalahan di kandang sendiri tentu sangatlah mengecewakan. Tugas tim berjuluk Biru-Hitam ini menjadi berat karena harus mengejar defisit lebih dari 2 gol untuk mengunci tiket ke babak selanjutnya.

Jalannya Pertandingan

Kedua tim yang datang dengan ambisi tinggi tampil dengan kekuatan penuh dalam upaya mencari kemenangan di leg pertama ini.

Inter yang pekan lalu meraih hasil seri di liga domestik menurunkan formasi andalannya dengan menempatkan Edin Dzeko dan Lautaro Martinez sebagai juru gedor. Sementara Liverpool yang datang sebagai tamu, mengalami sedikit perubahan pada formasinya, dimana trio lini depan ditempati Sadio Mane, Diogo Jota, dan Mohamed Salah.

Sejak menit awal babak pertama dimulai, kedua tim langsung mempergakan permainan cepat lewat operan bola pendek. Kedua tim secara bergantian melancarkan serangan guna mencari gol terlebih dahulu. Akan tetapi, rapatnya pertahanan kedua tim membuat kedua gawang masih aman dari kebobolan.

Meski datang sebagai tim tamu, The Reds Liverpool justru lebih dominan dan menguasai jalannya pertandingan dengan beberapa kali melakukan percobaan tembakan ke gawang Inter Milan yang dikawal Samir Handanovic.

Pada menit ke-14, Liverpool nyaris merubah papan skor pertandingan melalui peluang Sadio Mane memanfaatkan umpan bola mati Andrew Robertson yang mengarah ke kotak penalti Inter. Namun sayang, sundulan pemain Senegal tersebut masih melayang di atas mistar gawang Inter.

Tuan rumah Inter pun merespon peluang tersebut. Lewat serangan balik cepat yang diprakarsai Ivan Perisic di sisi kanan pertahanan Liverpool, bola langsung diteruskan ke kotak penalti lawan yang mana sudah ditunggu Hakan Calhanoglu. Dengan tenang mengontrol bola, eks pemain AC Milan tersebut melepaskan tembakan kaki kiri yang keras ke gawang Liverpool, akan tetapi bola sepakannya hanya menerpa mistar gawang Alisson Becker.

Liverpool kembali mendapatkan peluang pada menit ke-23 melalui Sadio Mane memanfaatkan bola rebound. Sayang seribu sayang, sepakan akrobatik Mane melebar tipis dari tiang kiri gawang Inter.

Kedua tim silih berganti melakukan jual beli serangan. Memasuki menit ke-40, tuan rumah nyaris membobol gawang Liverpool melalui sundulan Milan Skriniar memanfaatkan sepak pojok Calhanoglu. Lagi dan lagi, dewi fortuna belum berpihak karena sundulan melebar di sisi kanan gawang Alisson.

Hingga pluit panjang dibunyikan, babak pertama antara kedua tim berakhir dengan skor kacamata.

Selepas turun minum, Liverpool terlihat melakukan pergantian pemain. Klopp menarik keluar Diogo Jota dengan memasukkan Roberto Firmino guna membongkar rapatnya pertahanan tuan rumah. Meski demikian, serangan Liverpool terlihat tak mengalami peningkatan efektivitas.

Begitupun dengan tuan rumah Inter yang tak mau ketinggalan dengan melakukan banyak pergantian pemain demi merubah skema permainan jadi lebih efektif.

Tempo permainan kedua tim tidak jauh berbeda seperti yang terjadi pada babak pertama. Jual beli serangan terus dilakukan, akan tetapi disiplinnya lini bertahan kedua tim membuat 50 menit babak kedua masih 0-0.

Tim tamu yang seolah frustasi akhirnya memasukkan tiga pemain sekaligus, yakni Jordan Henderson, Naby Keita dan Luis Diaz menggantikan peran Fabinho, Harvey Elliott dan Sadio Mane. Terbukti, masuknya ketiga pemain membuat pola permainan Liverpool baru terasa.

Liverpool akhirnya sukses memecah kebuntuan pada menit ke-75 lewat sundulan tanpa melihat gawang dari Roberto Firmino. Menyambut umpan sepak pojok dari Andrew Robertson, bola sundulan pemain timnas Brasil itu mengarah ke tiang jauh tanpa mampu dihalau Samir Handanovic.

Unggul 1-0 membuat Liverpool berada di atas angin. Ketika waktu pertandingan tersisa sepuluh menit, Thiago Alcantara dkk mengepung habis area pertahanan Inter Milan sehingga memaksa Edin Dzeko dan Alexis Sanchez ikut bantu bertahan.

Skuad asuhan Simone Inzaghi dibuat kewalahan dan frustasi dalam meredam serangan dari tim tamu.

Prahara bagi tuan rumah kembali bertambah, setelah gawang Handanovic kembali kebobolan untuk kedua kalinya. Pada menit ke-83, Mohamed Salah ikut mencatatkan namanya di papan skor lewat sepakan kaki kirinya memanfaatkan bola rebound dalam kotak penalti Inter.

Inter Milan berupaya mengejar ketertinggalan di sisa laga, namun semuanya gagal. Skor 2-0 untuk kemenangan Liverpool bertahan hingga akhir laga.

(LN)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*