Kompetisi UEFA National League 2021 kembali bergulir setelah lama jeda dan mempertemukan dua tim juara dunia yakni Italia verus Spanyol pada partai semifinal. Alhasil, timnas Spanyol besutan Luis Enrique berhasil mengalahkan perlawanan timnas Italia yang ditangani oleh Roberto Mancini.
Bermain di Stadion San Siro, Kamis (7/10/21) dinihari WIB, Italia yang notabene adalah juara Piala Eropa 2021 harus mengakui keunggulan La Furia Roja dengan skor akhir 1-2.
Ferran Torres menjadi penentu kemenangan Spanyol lewat sepasang gol yang dilesakannya pada menit ke-17 dan ke-45+2.
Sementara Italia hanya mampu membalas sebiji gol lewat penyerang yang bermain untuk AS Roma, Lorenzo Pellegrini, pada menit ke-83 babak kedua.
Dengan hasil ini, timnas Spanyol memastikan diri melangkah ke partai final UEFA National League 2021 dan akan menunggu pemenang antara Belgia versus Prancis yang baru bermain besok, Jumat (8/10/21).
Sementara bagi Italia sendiri, kekalahan ini tentu sangat menyakitkan bagi mereka apalagi ambisinya untuk mengawinkan gelar UEFA National League dengan EURO 2021 harus kandas.
Bukan itu saja, Leonardo Bonucci dkk harus rela rekor apiknya ternodai. Italia gagal memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka yaitu tak terkalahkan dalam 37 laga beruntun.
Jalannya Pertandingan
Kedua tim yang memiliki sejarah panjang ini menurunkan skuad terbaiknya masing-masing demi ambisi meraih kemenangan.
Sejak menit awal, Timnas Spanyol yang berisikan pemain muda langsung mendominasi permainan atas Italia lewat penguasaan bola dan upaya melepaskan tembakan.
Pada menit ke-4, Federico Chiesa nyaris membobol gawang Spanyol lewat sepakan kerasnya dari luar kotak penalti. Tapi, tembakannya dapat dihalau penjaga gawang Spanyol, Unai Simon.
Selepas peluang itu, Spanyol perlahan mendelay permainan dan mencoba mendominasi jalannya pertandingan. Mereka mencoba membongkar rapatnya pertahanan Italia yang digalang Leonardo Bonucci dan Alessandro Bastoni.
Pada menit ke-17, lewat permainan apik yang diperagakan, Spanyol berhasil membobol gawang lewat kerjasama satu dua Mikel Oyarzabal dan Ferran Torres. Menerima umpan silang dari rekannya itu, Torres yang lepas dari kawalan langsung mengkonversinya menjadi gol dengan sepakan kakinya yang tak mampu diselamatkan kiper Italia, Gianluigi Donnarumma.
Selepas gol tersebut, Spanyol nyaris menambah keunggulan lewat sepakan keras Marcos Alonso di dalam kotak penalti. Sepakan Alonso itu mampu digagalkan tapi penyelamatan Donnarumma yang kurang sempurna nyaris membuat kamelut di depan bibir gawang Italia. Beruntung ada Bonucci yang berhasil membuang bola tersebut.
Tertinggal satu gol, Italia langsung meresponnya lewat percobaan yang dilakukan dari berbagai lini. Pada menit ke-34, Federico Bernadeschi mencoba melepaskan tembakan keras dari dalam kotak penalti. Namun sayang, sepakan kerasnya masih bisa dihalau Unai Simon.
Naas bagi Italia, ketika pada menit ke-41 salah satu pemainnya diusir keluar lapangan oleh wasit. Bek sekaligus kapten tim, Leonardo Bonucci diganjar kartu merah karena dianggap melakukan pelanggaran dengan sengaja kepada kapten timnas Spanyol, Sergio Busquets.
Unggul jumlah pemain, membuat Spanyol semakin leluasa mendominasi permainan dan memaksa Italia mau tak mau harus bermain sedikit bertahan.
Jelang berakhirnya laga babak pertama, tepatnya di menit ke-45+2 gawang Italia kembali kebobolan untuk kedua kalinya. Lagi-lagi aksi Oyarzabal dan Ferran Torres seakan menjadi prahara buat lini pertahanan Gli Azzurri. Lewat skema serangan balik, Oyarzabal yang berada di sisi kanan pertahanan lawan langsung memberikan umpan lob kepada Ferran Torres.
Tanpa kawalan yang ketat, winger Manchester City itu langsung menyundul bola ke sisi kanan gawang yang tak mampu diselamatkan Donnarumma. Skor 2-0 inipun menutup paruh pertama kedua kesebelasan.
Selepas turun minum, Spanyol yang telah unggul dua gol masih berupaya melancarkan serangan sejak menit awal babak kedua. Skuad asuhan Luis Enrique masih dominan dalam hal penguasaan bola.
Spanyol terlihat bermain begitu leluasan dan santai sehingga memaksa pemain Italia kerap melakukan pelanggaran.
Upaya terus dilakukan para pemain Italia dalam mengejar ketertinggalan, tapi rapatanya pertahanan Spanyol membuat sejumlah peluang Italia selalu gagal.
Pada menit ke-62, Mikel Oyarzabal nyaris membobol gawang Italia dengan sundulan kepalanya memanfaatkan umpan Yeremi Pino di sisi kiri pertahanan Italia. Tapi sayang, bola sundulannya masih berada tipis di sisi kanan gawang Donnarumma.
Di menit ke-77, Spanyol kembali mendapatkan peluang emas melalui bek kirinya Marcos Alonso. Mendapat umpan terobos dari Pino, Alonso yang overlap naik sampai ke depan melepaskan sepakan keras mendatar dengan kaki kiri dari dalam kotak penalti Italia. Beruntung bagi Italia, karena penyalamatan Donnarumma membuat gawangnya aman dari kebobolan.
Seakan tidak mau kalah begitu saja, Giorgio Chiellini dkk bergantian melakukan serangan. Pada menit ke-83 lewat skema serangan balik cepat, Lorenzo Pellegrini berhasil memperkecil kedudukan setelah mendapat umpan dari Federico Chiesa.
Tersengat gol itu, Italia kian bersemangat mengejar ketertinggalan dengan melancarkan serangan. Akan tetapi, skor 1-2 untuk keunggulan Spanyol ini bertahan hingga wasit meniup peluit panjang akhir dari laga kedua kesebelasan.
(LN)
Leave a Reply