Pemain Internasional Pantai Gading, Dazet Wilfried Armel Zaha membagikan sebuah tangkapan layar yang berisikan komentar berbau sara atas dirinya. Hal tersebut dia lakukan setelah laga antara Crystal Palace melawan Manchester City. Zaha yang menyumbang 1 gol untuk kemenangan Palace kembali menjadi korban rasisme di dunia sepak bola.
Fakta bahwa perang terhadap rasisme masih terus digalang membuktikan bahwa masalah ini masih belum selesai. Tetapi, yang paling mengejutkan dalam kasus Zaha adalah pelaku ujaran kebencian yang ditenggarai berasal dari Indonesia.

Netizen Indonesia, dengan konyolnya, melakukan makian dengan kata-kata seperti bab*, bangs*t kepada Zaha. Akun atas nama @ifiaramadani yang menuliskan kata-kata rasis tersebut sampai saat ini menjadi pembicaraan.
Zaha sendiri mengungkapkan bahwa dia sama sekali tidak keberatan dengan pelecehan atas dirinya. Justru sebaliknya, melalui pernyataannya bintang Palace tersebut berkata bahwa dia akan selalu bangga dengan warna kulitnya (hitam)
MCSCI Langsung Merespon
Manchester City Supporters Club Indonesia (MCSCI) langsung merespon postingan Zaha. Dalam investigasinya (kompas.com), MCSCI menyebutkan akun di atas tidak tergabung ke dalam komunitas. Mereka kemudian merilis dukungan resmi kepada Zaha dalam kasus ini.
Diketahui, saat ini akun penghina Zaha atas nama @ifiaramadani telah dinonaktifkan.
(WW)
Leave a Reply