Ujian Banteng Merah Robohkan Tembok Kuat Los Cochoneros

Sumber: @dierotenbullen

Prediksi Jelang Laga Babak Perempat Final Liga Champions 2019/2020:

RB Leipzig v Atletico de Madrid

RB Leipzig akan menghadapi ujian berat kala bersua Atletico Madrid di Estadio Jose Avalade, Lisbon, Portugal, pada babak perempat final Liga Champions 2019/2020. Laga ini diprediksikan akan berjalan sengit mengingat gaya bermain dari kedua tim sangat berbeda.

Di bawah kepelatihan Julian Nagelsmann, Leipzig menjelma menjadi salah satu tim yang layak diperhitungkan baik kompetisi domestik maupun Liga Champions. Die Bullen – julukan Leipzig, terkenal dengan gaya bermain menyerang dan agresif yang kerap melakukan high pressing kepada setiap lawan yang dihadapinya.

Di Liga Champions kali ini, mereka merupakan salah satu tim dengan percobaan tembakan ke gawang lawan keempat di bawah Muenchen, Liverpool dan Real Madrid.

Hal itu berbanding terbalik dengan kubu lawan yang begitu pragmatis dengan pelatih Diego Simeone. Di tangan Simeone, Los Cochoneros – julukan Atletico Madrid, menjadi salah satu tim dengan sistem pertahanan paling kokoh. 

Meski tak diunggulkan kala menghadapi Atletico, tak membuat klub asal Jerman tersebut merasa rendah diri apalagi terkait peluang mereka mengalahkan anak asuh Diego Simeone.

“Sangat sulit bila bermain menghadapi Atletico Madrid apalagi mereka terkenal dengan pertahanan yang kokoh dan mereka juga memiliki pemain-pemain hebat dari tahun ke tahun. Mereka tim yang lapar akan juara karena kegagalan beberapa kali di partai puncak. Tapi inilah kami yang akan tetap memainkan gaya sepak bola kami. Kami akan coba memanfaatkan isu yang menerpa mereka dan siap memberikan kejutan.”

Sabitzer

Di pertandingan nanti, Leipzig tidak diperkuat penyerang andalan mereka, Timo Werner, yang telah hijrah lebih cepat ke London dan memilih bergabung bersama Chelsea.

“Kami tidak akan bermain dalam tekanan karena hijrahnya Timo, karena kami akan akan menggantikannya dengan pemain yang lebih oke.”

Nagelsmann

Menarik untuk disimak pertandingan ini, karena akan menjadi ambisi sekaligus sejarah untuk kedua tim dalam meraih gelar Si Kuping Besar untuk pertama kalinya.

(LQ)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*