Sheringam Nilai MU Tidak Realistis Targetkan Juara Liga dalam Waktu 3 Tahun

Salah satu klub elit Liga Inggris yakni Manchester United berambisi untuk bisa bersaing di musim baru 2025/2026. Klub berjuluk Setan Merah itu memasang target ingin merengkuh titel juara Liga Inggris dalam 3 tahun ke depan.

Demi target tersebut, di musim baru ini saja MU telah bergerak melakukan penyegaran pada skuat. Salah satu rekrutan yang telah mereka lakukan adalah dengan mendatangkan penyerang asal Brasil, Matheus Cunha dari Wolves dengan pelepasan klausul sebesar 62,5 juta pounds.

CEO MU, Omar Berrada menegaskan bahwa tim siap kembali ke tangga juara selambatnya 2028/2029. Terakhir kali MU juara liga adalah di musim 2018/2019 bersama pelatih legenda mereka, Sir Alex Ferguson, sekaligus menjadi musim terakhir bagi Ferguson menempati kursi manajer sebelum pensiun.

Pasca ditinggal SAF, MU seakan menjadi kapal yang karam. Alih-alih untuk bisa konsisten bersaing dalam perebutan gelar, Red Devils seakan kesulitan untuk bisa finis di empat besar. Hal itu membuat julukan The Big Four di kompetisi liga domestik seakan hilang citranya.

Dalam 12 musim terakhir, MU hanya mampu finis lima kali di zona Liga Champions, termasuk dua kali menjadi runner-up tepatnya di musim 2017/2018 dan 2020/2021.

Musim 2024/2025 menjadi musim yang malang bagi Manchester United. Di musim itu, MU babak belur karena terpuruk berada di peringkat 15 dalam klasemen akhir Liga Inggris. Itu merupakan posisi terendah Setan Merah dalam 50 tahun terakhir di kompetisi.

Menyikapi pernyataan CEO Manchester, eks pemain top Manchester United, Teddy Sheringham pun angkat bicara. Pria berkebangsaan Inggris itu menilai bahwa target MU tersebut tidak realistis.

Sebagai mantan pemain yang pernah diasuh Ferguson, Sheringham percaya meyakini bahwa target juara MU yang disampaikan Berrada terlalu berlebihan. Eks pemain Tottenham Spurs dan Portsmouth itu menyarankan agar MU mesti membaik selangkah demi selangkah dan harus konsisten dulu, sebelum mulai memikirkan soal bersaing merebut gelar juara Liga Inggris.

“Pernyataan Omar Berrada itu seperti mimpi,” ujar Sheringham kepada Sky Bet.

“Di tim-tim sepakbola itu, anda harus menempuh langkah-langkah kecil dan jika anda melihat langkah-langkah kecil itu dan terdorong dan bergerak ke arah yang tepat, itulah saat anda mulai melihat secara positif ke masa depan.”

“Ketika orang-orang keluar dengan komentar-komentar semacam itu, itu bisa dikatakan tidaklah realistis ketika anda harus memberi waktu kepada manajer untuk melakukan hal yang benar,” tutup Sheringham.