Laga Juventus kontra Lazio dalam lanjutan pekan ke-37 Liga Italia 2021/22 di Allianz Stadium, Selasa (17/05/22) dinihari WIB, akhirnya harus berakhir dengan skor imbang 2-2. Dua gol Juventus masing-masing dicetak oleh Dusan Vlahovic (10’) dan Alvaro Morata (35’), sementara dua gol balasan Lazio didapat melalui gol bunuh diri Alex Sandro (51’) serta lesakan dari Sergej Milinković-Savić (90+6’).
Dengan hasil tersebut sama sekali tak memengaruhi posisi mereka di papan klasemen, di mana Juventus sudah memastikan satu tiket untuk berlaga di Liga Champions musim depan. Juventus kini berada di posisi empat dengan 70 poin unggul tujuh angka dari Lazio yang berada satu trip di bawahnya.
Laga tersebut juga mencatatkan cerita bersejarah tersendiri bagi winger dan juga ikonik Juventus yakni Paulo Dybala yang sudah dipastikan akan meninggalkan Juventus pada akhir musim ini sebab kontraknya akan berakhir pada 30 Juni 2022.
Para fans serta suporter Juventus terlihat tetap memadati Allianz Stadium. Sorotan mereka tertuju Paulo Dybala yang menjalani laga terakhir bersama Le Vecchia Signora (julukan Juventus) di kandang.
Pemain timnas Argentina tersebut nampak haru melakoni laga terakhirnya bersama Juventus. Momen itu terlihat di mana Dybala terlihat tak bisa menahan isak tangis seraya mengucapkan salam perpisahan dengan para Juventini (pendukung Juventus) seusai laga. Seisi stadion seketika bergemuruh memberikan tepuk tangan untuk sang pemain.
Bersama klub ibukota Turin itu, Dybala telah mengemas 115 gol serta 48 assist dari 292 laga. Dapat dikatakan kalau Paulo Dybala adalah salah satu rekrutan terbaik yang pernah dilakukan Juventus.
Dirinya juga turut membantu Juventus memenangi 12 trofi, di antaranya lima gelar juara Liga Italia berturut-turut dan empat gelar Coppa Italia. Pencapaian tersebutlah membuat dirinya dianggap sebagai idola serta ikonik untuk para penggemar Juventus.
Kepergian Dybala sendiri ditengarai setelah kontraknya tidak diperpanjang oleh pihak klub. Pemain berjuluk La Joya itu mengakhiri pengabdian selama tujuh tahun bersama Juventus sejak direkrut dari Palermo pada 2015.
Dybala dan Juventus sebenarnya telah membahas perpanjangan kontrak pada Desember lalu, namun sebuahnya berubah pihak Juventus meminta Dybala untuk menurunkan gaji yang disepakati. Sang pemain enggan melakukan dan memutuskan untuk memilih tidak memperpanjang masa baktinya bersama klub tersebut.
Kini Dybala menatap momen-momen terakhirnya bersama Juventus. Dirinya memiliki satu laga tersisa yakni melawan Fiorentina (tandang) sebelum hengkang dengan status bebas transfer.
“Sudah tujuh tahun yang menakjubkan dengan 12 trofi dal 115 gol yang tidak akan pernah bisa diambil oleh siapapun. Terima kasih atas dukungannya terhadap saya selama momen-momen yang sulit. Terima kasih kepada mereka yang selalu bersama saya selama ini baik dari awal sampai akhir dari fans sampai mereka yang berada di dalam klub, setiap orang, para manajer, rekan-rekan setim, para staf, dan juga direktur,” ungkap Dybala.
Sadar punya kisah manis bersama Juventus, Dybala mengaku tak bisa berkata apa-apa ketika akhirnya harus berpisah. Pemain berusia 28 tahun itu hanya bisa menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukungnya.
“Sulit untuk menemukan kata-kata yang tepat untuk mengucapkan selamat tinggal kepada kalian. Ada waktu yang panjang dan banyak sekali emosi yang dirasakan bersama-sama. Saya pikir kita akan bersama beberapa tahun lagi, tapi takdir membuat kita berada di jalan yang berbeda,” ucap Dybala.
(LN)
Leave a Reply