[Review EPL] Arsenal 3–1 Man. United: Emirates Stadium Jadi Kuburan Setan Merah

Duel Arsenal kontra Manchester United dalam laga lanjutan pekan ke-34 kompetisi Liga Inggris 2021/22 berjalan sangat seru dan berakhir untuk kemenangan tim London Utara, Arsenal.

Bermain di Emirates Stadium, Sabtu (23/04) malam WIB, tuan rumah Arsenal berhasil mempermalukan lawannya tersebut dengan skor 3-1. Ketiga gol kemenangan The Gunners masing-masing dilesakkan oleh Nuno Tavares (3’), penalti Bukayo Saka (32’), dan Granit Xhaka (70’), sementara Man United hanya mampu membalas satu gol saja via Cristiano Ronaldo (34’).

Kemenangan atas Man United adalah kemenangan kedua secara beruntun setelah tengah pekan kemarin, Ben White dkk sukses mengalahkan Chelsea dalam derby London. Hasil tersebut membuat Arsenal berhasil naik peringkat keempat dengan poin 60 dari 33 laga, menggusur Tottenham Spurs. The Gunners kian berpeluang mengunci satu tempat untuk bisa berlaga di Liga Champions musim depan.

Sementara bagi Man United sendiri, kekalahan ini tentu terasa sangat menyakitkan karena harus kebobolan 7 gol dalam dua laga beruntun setelah sebelumnya dipermalukan 0-4 oleh Liverpool. Skuad asuhan Ralf Rangnick kini tertahan di peringkat keenam dengan 54 poin dari 34 laga dan berjarak dua angka saja dari West Ham yang berada satu trip di bawahnya.

Jalannya Pertandingan

Kedua tim yang sama-sama berhasrat memperebutkan satu tempat di Liga Champions menurunkan skuad terbaiknya masing-masing guna memetik kemenangan.

Ketika babak pertama baru dimulai, Arsenal mencoba ambil kendali permainan dengan mengepung area pertahanan Man United.

Terbukti, di menit ketiga publik tuan rumah langsung bergemuruh setelah Nuno Tavares berhasil mengoyak jala David de Gea. Memanfaatkan bola rebound sepakan Bukayo Saka, bek yang direkrut dari Benfica itu langsung menyambar bola hingga masuk sekaligus membawa Arsenal unggul 1-0.

Tertinggal satu gol, tim tamu Man United langsung merespon dengan mengancam gawang Arsenal pada menit keenam melalui sepakan Anthony Elanga. Namun sayang, sepakan pemain timnas Swedia itu masih bisa diblok kiper Arsenal, Aaron Ramsdale.

Hingga memasuki 20 menit babak pertama berlalu, kedua tim secara bergantian melakukan jual beli serangan. Namun, penampilan gemilang kedua penjaga gawang dari masing-masing tim membuat belum ada gol yang tercipta.

Menit ke-25, Arsenal nyaris membobol gawang Man United untuk kedua kali lewat Eddie Nketiah. Namun, sepakan keras pemain muda tersebut masih bisa digagalkan David de Gea.

Pada menit ke-27, Arsenal kembali memperlebar keunggulan atas Man United lewat aksi Eddie Nketiah yang lolos dari jebakan offside. Mendapat bola mental dari Bukayo Saka yang berdual dengan Alex Telles, Nketiah dengan tenang memperdayai De Gea, namun golnya dianulir oleh wasit.

Akan tetapi, menurut tinjauan VAR, wasit menghadiahi penalti untuk Arsenal karena telah terjadi pelanggaran yang dilakukan Telles kepada Saka sebelum gol terjadi. Di menit ke-32, Bukayo Saka yang maju sebagai eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dan membawa Arsenal unggul 2-0 atas Man United.

Man United yang dalam kondisi tertekan mencoba bermain agresif dalam mengejar ketertinggalan dari tuan rumah. Alhasil pada menit ke-32, Cristiano Ronaldo berhasil memperkecil kedudukan menjadi 1-2 lewat golnya memanfaatkan umpan ciamik Nemanja Matic.

Ketika skor menjadi 2-1, kedua tim tampil begitu agresif dengan memperagakan permainan terbuka. Pada menit ke-39, gelandang Arsenal Mohamed Elneny mencoba peruntungannya dengan melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti, namun De Gea dengan sigap menghalaunya. Skor 2-1 inipun bertahan hingga turun minum.

Selepas turun minum, Arsenal sedikit menurunkan tempo permainan demi tidak ingin kecolongan, apalagi Man United bermain begitu agresif dalam memburu gol penyama. Bek Arsenal, Nuno Tavares langsung membuat bereaksi dengan mengancam gawang Man United.

Sementara itu, Jadon Sancho dkk masih terus berupaya mencari gol penyama. Akan tetapi, mereka terlihat kesulitan membongkar pertahanan garis tinggi Arsenal. Setiap kali para Man United memegang bola, para pemain Arsenal langsung dengan sigap memberikan pressing ketat.

Usaha tim tamu untuk menyamakan kedudukan akhirnya datang di menit ke-55 setelah wasit menghadiahi penalti akibat terjadi handball yang dilakukan Nuno Tavares di dalam kotak penalti Arsenal.

Bruno Fernandes yang maju sebagai algojo, dengan tenang melakukan eksekusi tersebut. Sayang seribu sayang, sepakan kapten Man United mengantam tiang kanan gawang Ramsdale dan mental keluar.

Selepas kegagalan penalti Fernandes, Man United langsung merespon dengan melancarkan serangan ke pertahanan Arsenal. Kali ini Elanga yang ikut melakukan percobaan, namun masih belum membuahkan hasil. Pada menit ke-60, Cristiano Ronaldo berhasil merobek jala Arsenal lewat golnya. Lagi-lagi, VAR menganulir gol Ronaldo karena telah terjadi offside sebelum gol terjadi.

Tiga menit berselang, giliran Diogo Dalot yang mengancam gawang Ramsdale. Akan tetapi, sepalkan Dalot masih menerpa tiang gawang.

Man United yang gencar melancarkan serangan justru dikejutkan oleh gol ketiga Arsenal di menit ke-70. Kali ini giliran Granit Xhaka yang mencatatkan namanya di papan skor dan membawa Arsenal menjauh. Mendapat sodoran dari Elneny, gelandang Swiss tersebut melepaskan sepakan keras dari luar kotak penalti yang tak mampu dihalau De Gea.

Setelah terciptanya gol ketiga Arsenal, kedua tim masih terus bergantian melancarkan serangan. Man United masih berupaya untuk mengejar ketertinggalan, namun tak ada satupun peluang yang tercipta. Skor 3-1 untuk keunggulan Arsenal ini bertahan hingga wasit meniup pluit panjang akhir pertandingan.

(LN)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*