[Review UCL] Atl. Madrid 1-1 Man. United: Dua Kali Kena Tiang, Los Rojiblancos Gagal Menang

Duel big match antara Atletico Madrid kontra Manchester United pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2021/2022 berakhir dengan hasil imbang. Bermain di Estadio Wanda Metropolitano, Kamis (24/02) dini hari WIB, Atletico yang turun dengan skuad terbaiknya mampu unggul terlebih dahulu lewat gol cepat Joao Felix di menit ke-7 memanfaatkan umpan Renan Lodi.

Manchester United yang tampil mendominasi dalam hal penguasaan bola baru bisa menyamakan kedudukan di babak kedua tepatnya menit ke-80 melalui Anthony Elanga, hasil umpan Bruno Fernandes.

Dengan hasil imbang tersebut, peluang kedua tim untuk lolos ke babak selanjutnya akan ditentukan pada leg kedua nanti dan masih identik, 50 persen. Sebab, aturan gol tandang sudah tidak dibelakukan lagi pada fase gugui Liga Champions musim ini.

Meski demikian, skuad asuhan Ralf Rangnick sedikit diuntungkan karena akan bertindak sebagai tuan rumah pada leg kedua. Laga leg kedua antara kedua tim ini dijadwalkan dihelat di Stadion Old Trafford, Rabu (16/03/2021) mendatang.

Jalannya Pertandingan

Pada pertandingan kali, pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone menerapkan formasi 3-5-2 dengan mengandalkan dua penyerang cepat, Joao Felix dan Angel Correa. Sementara tim tamu dibawah racikan Ralf Rangnick, menerapkan formai 4-2-3-1 dengan menjadikan Cristiano Ronaldo sebagai target man.

Ketika pluit awal babak pertama dibunyikan, Atletico Madrid langsung mengambil inisiatif menyerang. Angel Correa dkk langsung menerapkan pressing ketat terhadap para pemain Man United sehingga membuat mereka kesulitan dalam mengembangkan permainan.

Baru tujuh menit babak pertama berjalan, Joao Felix sudah membawa timnya unggul 1-0 atas tim tamu. Memanfaatkan umpan ciamik Ronan Lodi di sisi kanan pertahanan Man United, winger timnas Portugal itu langsung menerjang bola dengan sebuah sundulan yang tak mampu dihalau David de Gea.

Setelah unggul cepat, tuan rumah memilih sedikit bermain bertahan dan mengandalkan serangan balik. Hal itu membuat Man United mencoba memanfaatkan situasi lewat penguasaan bola dan perlahan mencoba membangun serangan dari belakang.

Akan tetapi, anak-anak Setan Merah tetap kesulitan mengembangkan permainan. Dua motor serangan Man United yakni Paul Pogba dan Bruno Fernandes, dibuat tak berkutik dalam berkreasi oleh gelandang Atletico, Héctor Herrera dan Geoffrey Kondogbia.

Di akhir babak pertama, Atletico Madrid nyaris menggandakan keunggulan andai tandukan Sime Vrsjalko tidak membentur mistar gawang. Skor 1-0 inipun menutup paruh babak pertama.

Selepas jeda, Diego Simeone maupun Ralf Rangnick tidak sama sekali merubah konsep permainan. Tim tamu yang dalam posisi tertinggal, langsung mengambil inisiatif menyerang terlebih dahulu di awal babak kedua.

Hingga menit ke-60, Ronaldo dkk belum mampu melepaskan tembakan tepat sasaran ke gawang Atletico yang dikawal Jan Oblak. Serangan Setan Merah selalu terputus ketika memasuki sepertiga Atletico karana buruknya kontrol bola serta penyelesaian akhir dari para pemain.

Bahkan Cristiano Ronaldo yang ditugaskan jadi striker tunggal jarang mendapatkan peluang yang mengancam gawang Jan Oblak. Salah satu penyebab kebuntuan Man United adalah tidak sejalannya pada sisi sayap yang ditempati Marchus Rashford dan Jadon Sancho. Keduanya kesulitan mendapatkan ruang gerak karena mendapatkan pengawalan ketat dari dua wing back Atletico.

Melihat kondisi tersebut, Ralf Rangnick memutuskan menarik tiga pemain sekaligus yakni Luke Shaw, Paul Pogba, dan Victor Lindelof dan digantikan oleh Alex Telles, Nemanja Matic, dan Aaron Wan-Bissaka.

Masuknya ketiga pemain pengganti tersebut, permainan Man United perlahan lebih hidup dan cair sehingga Bruno Fernandes mampu mengkreasikan permainannya dalam membangun serangan Man United.

Memasuki menit ke-70, Los Rojiblancos (julukan Atletico) secara perlahan mulai keluar menyerang mengandalkan kecepatan sisi sayap. Diego Simeone mengubah komposisi lini serang Atletico dengan menarik keluar Renan Lodi dan Joao Felix. Renan Lodi yang terlihat mengalami cedera ditarik keluar digantikan Thomas Lemar, sementara Joao Felix digantikan Antoine Griezmann.

Pada menit ke-78, tim tamu United mendapatkan peluang dari tendangan bebas persis di luar kotak penalti area gawang Atletico akibat dilanggarnya Fred oleh Stefan Savic. Namun sayang, bola sepakan Cristiano Ronaldo melambung jauh di atas mistar gawang Jan Oblak.

Usahan Red Devils (julukan Man United) untuk menyamakan kedudukan akhirnya berbuah hasil pada menit ke-80 melalui Anthony Elanga yang baru masuk menggantikan Marcus Rashford di babak kedua.

Mendapat sodoran bola dari Bruno Fernandes, Elanga yang membuka ruang di sisi kanan berhasil melepaskan diri dari penjagaan Reinildo Mandava yang gagal menghalau umpan terobos Bruno Fernandes. Memanfaatkan kesempatan tersebut, Elanga langsung menggiring bola ke dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan kaki kana pelan mendatar. Sepakan Elanga berhasil melaju mulus merobek gawang Oblak sekaligus menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Setelah gol Anthony Elanga, pertandngan berjalan lebih terbuka. Namun, kedua tim tetap gagal mencetak gol tambahan hingga akhir laga. Skor imbang 1-1 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.

(LN)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*