[Review Serie A] AS Roma Berjaya, Juventus Hilang Taji

AS Roma berhasil menjaga rekor bagus di awal musim kompetisi Serie A Italia 2021/2022 usai meraih kemenangan di markasnya sendiri. Menghadapi tamunya Sassuolo di Olimpico Stadium, Senin (13/09) dini hari WIB, skuad asuhan Jose Mourinho berhasil membawa pulang tiga poin usai membekuk tamunya itu dengan skor tipis 2-1 lewat gol yang dicetak Bryan Cristante (37’) dan Stephan El Shaaraway (90+1’).

Sementara tim tamu Sassuolo hanya bisa melesakkan satu gol saja via gelandang mereka, Filip Đuričić pada menit ke-57 babak kedua.

Dengan hasil ini, pasukan Serigala Roma berhasil merebut puncak klasemen dari AC Milan yang sehari sebelumnya mengatasi perlawanan Lazio. I Giallorossi (julukan Roma) menjadi tim ketiga bersama AC Milan dan Napoli yang sukses memenangi 3 laga awal dan kini telah mengoleksi 9 poin.

Sementara bagi Sassuolo sendiri, kekalahan ini membuat mereka gagal mendekat posisi lima besar. Berardi dkk kini harus tertahan di posisi kesembilan dengan raihan 4 poin sama dengan milik Bologna (8) yang unggul produktivitas gol.

Di pertandingan lainnya, Inter Milan harus puas berbagi angka usai ditahan imbang oleh tuan rumah Sampdoria. Bermain sehari lebih dulu, Minggu (12/09), skuad asuhan Simone Inzaghi bermain seri 2-2 di Luigi Ferraris, markas Sampdoria.

Hasil seri yang didapat Nerazzurri (julukan Inter Milan), membuatnya harus tertahan di posisi keempat dengan raihan poin 7. Sementara bagi Sampdoria sendiri, satu poin yang dipetik ini membuat mereka belum beranjak dari posisi 15 dengan baru mengumpulkan 2 poin.

Kenapa dengan Si Nyonya Tua?

Sementara hasil negatif kembali didapatkan oleh pemegang gelar Scudetto terbanyak yaitu Juventus. Tanpa kemenangan pada tiga pertandingan Serie A yang sudah dilalui membuat armada Massimiliano Allegri kini berada dalam situasi krisis.

Akhir pekan kemarin, kala bertandang ke Stadion Diego Armando Maradona, markas Napoli, pasukan La Vecchia Signora (julukan Juventus) harus menelan pil pahit usai takluk dari tuan rumah dengan skor tipis 2-1, Sabtu (11/09/2021) malam WIB.

Skuad asuhan Massimiliano Allegri sejatinya sempat memimpin terlebih dahulu lewat gol yang dicetak Alvaro Morata pada menit ke-10 sebelum akhirnya dibalikkan oleh tuan rumah lewat gol dari Matteo Politano (57’) dan Kalidou Koulibaly (87’).

Dengan kekalahan yang didapat ini, Chiellini dkk harus terlempar jauh ke posisi 16 dengan baru mengumpulkan 1 angka saja dan itu mereka dapatkan kala seri melawan Udinese. Ini merupakan hasil yang tentu mengejutkan banyak pihak, karena Juventus adalah tim langganan empat besar.

Meski baru awal musim, dua kali kekalahan beruntun termasuk dari klub promosi Empoli tentunya bukan hasil yang diinginkan Allegri apalagi mereka memiliki skuad yang mumpuni di musim ini.

Banyak media yang memberitakan pengaruh dari start buruk yang dijalani Juventus sehingga membuat mereka harus terlempar dari 10 besar pada tangga klasemen Serie A Italia musim ini.

Jurnalis Graham Ruthven dalam kolomnya di Eurosport menyebutkan bahwa Juventus belum bisa move on dengan kepergian Ronaldo yang memilih kembali ke Manchester United sehingga menurunkan kualitas lini depan Juventus, mengingat Ronaldo sendiri merupakan mesin gol Juventus pasca hengkang dari Real Madrid (2018).

Hal lain yang berpengaruh pada peforma Si Nyonya Tua adalah, menurunnya peforma Paulo Dybala dikarenakan cedera dan belum padunya formasi yang diterapkan Allegri. Hal teranyar lainnya adalah penampilan buruk dari penjaga gawang mereka, Wojciech Szczesny.

Bahkan direktur TeleLombardia Fabio Ravezzani secara blak-blakan mengatakan bahwa Wojciech Szczesny sudah terlalu sering membuat kesalahan dan sudah saatnya Allegri memarkir kiper berusia 31 tahun itu.

“Szczesny, kesalahannya sekarang terlalu banyak. Praktis, dirinya sendiri membuang awal kompetisi. Buruk dan bahkan itupun terjadi di tim nasional.”

Ravezzani, dikutip dari Tuttomercatoweb.

Pernyataan berbeda turut diungkapkan oleh eks sekaligus legenda Juventus, Alessandro Del Piero. Kepada media, Del Piero menuturkan bahwa pemain senior yang mempunyai jam terbang tinggi akan memegang peran penting dalam misi membawa I Bianconeri keluar dari krisis.

“Pastinya, para pemain sadar dengan situasi saat ini. Mereka yang punya pengalaman lebih yang mana akan memainkan peran kunci, seperti halnya Allegri. Masalah lain adalah bukan pada klasemen, tapi performanya. Mereka yang memiliki kepribadian lebih harus melangkah dan saya meyakini itu.”

Del Piero

(LN)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*