AC Milan kembali mencatatkan hasil positif kala menjamu wakil asal kota Roma lainnya, Lazio, dalam lanjutan pekan ketiga Serie A Italia musim 2021/22. Bermain di rumahnya sendiri, San Siro, Minggu (12/09) malam WIB, anak asuh Stefano Pioli sukses mengatasi perlawanan Biancocelesti (julukan Lazio) dengan dua gol tanpa balas.
Dua gol kemenangan Milan atas lawannya itu masing-masing dipersembahkan oleh Rafael Leao (45’) dan Zlatan Ibrahimovic (67’). Akan tetapi, aktor dibalik kemenangan I Rossoneri (julukan Milan) atas Lazio adalah Ante Rebic yang menjadi assist dari lahirnya kedua gol tersebut.
Berkat kemenangan tersebut, Milan kini memuncaki klasemen sementara yang sebelumnya ditempati Lazio. Ibra dkk kini telah mengoleksi 9 poin dari tiga kali berlaga. Akan tetapi, posisi mereka dapat tergeser dari AS Roma andai mampu kalahkan Sassuolo.
Sementara bagi Lazio sendiri, kekalahan dari Milan membuat mereka harus lengser dari puncak klasemen dan terlempar ke posisi enam dengan raihan poin 6 hasil tiga kali bertanding.
Jalannya Pertandingan
Selepas peluit babak pertama dibunyikan oleh wasit Daniele Chiffi, tuan rumah Milan mencoba bermain menyerang.
Laga baru berjalan dua menit, AC Milan mendapat peluang melalui sepakan voli kaki kiri Alessio Romagnoli dari jarak dekat. Namun sayang, sepakan kapten tim Merah Hitam itu masih muda diamankan penjaga gawang Lazio, Pepe Reina.
Lima menit babak pertama baru berjalan, tim tamu Lazio dibuat kelabakan akan agresivitas serangan yang dilancarkan oleh kubu tuan rumah. Kedua tim tampaknya saling memperagakan permainan terbuka.
Seolah tak mau diam begitu saja, tepat di menit 18, anak asuh Maurizio Sarri melakukan ancaman ke gawang AC Milan melalui sundulan gelandang mereka Sergej Milinkovic-Savic memanfaatkan umpan dari Hysaj. Tapi sayang, sundulan Milinkovic-Savic ke tiang jauh masih mampu diamankan kiper Milan, Mike Maignan.
Selepas peluang tersebut, kubu tuan rumah langsung memberikan pressing tinggi yang agresif kepada para pemain Lazio sehingga memaksa Ciro Immobile dkk lebih banyak bermain bertahan dan kerap melakukan pelanggaran di setengah jam berlangsungnya pertandingan.
Lazio yang mecoba keluar dari tekanan, sempat mendapat peluang di menit ke-40 melalui Felipe Anderson. Memanfaatkan umpan dari Milinkovic-Savic, Anderson mencoba melepaskan tembakan yang mengarah ke gawang Milan. Akan tetapi, sepakannya masih bisa diamankan oleh Maignan.
Pada menit ke-45 publik tuan rumah akhirnya bergemuruh setelah Leao mampu membawa Milan unggul 1-0 atas Lazio. Berawal dari kerja sama satu-dua dengan Ante Rebic lewat skema serangan balik, Rafael Leao yang merangsek ke dalam kotak penalti, tanpa kawalan mengontrol bola lalu melepaskan tembakan mendatar yang tak mampu dijangkau Reina.
Selepas gol pertama, Milan kembali mendapatkan peluang untuk memperbesar keunggulan lewat sepakan penalti. Wasit memberikan hadiah penalti bagi tuan rumah setelah Frankie Kessie dilanggar oleh Ciro Immobile di dalam kotak terlarang.
Kessie yang maju sebagai algojo gagal mengeksekusi penalti setelah sepakannya hanya menerpa mistar gawang dari Pepe Reina. Skor 1-0 pada papan skor pun tidak berubah sekaligus menutup paruh babak pertama.
Selepas turun minum, tuan rumah Milan tidak sama sekali mengubah gaya mainnya dengan langsung tampil agresif menekan sejak menit awal.
Pada menit ke-60, pelatih AC Milan, Stefano Pioli mencoba meningkatkan agresivitas serangan Milan dengan memasukkan penyerang gaek, Zlatan Ibrahimovic, menggantikan pencetak gol pertama Milan, Rafael Leao.
Tak perlu waktu lama bagi Ibrahimovic beradaptasi dengan gaya bermain rekan-rekannya yang banyak dihiasi para pemain muda. Hanya butuh tujuh menit saja, penyerang bertubuh jangkung itu ikut mencatatkan namanya di papan skor.
Lewat skema serangan balik cepat, Ibra yang diplot jadi ujung tombak berhasil membobol gawang Pepe Reina memanfaatkan umpan terukur dari Ante Rebic sekaligus membawa timnya unggul dua gol atas Lazio.
Selepas gol tersebut, pasukan Stefano Pioli tdak sama sekali menurunkan intensitas serangan terhadap tim tamu. Memasuki 10 menit terakhir babak kedua, tekanan yang diberikan Milan belum mengendur terhadap Lazio.
Lazio mencoba untuk mengatasi ketertinggalan dan mendapat peluang pada menit ke-81 melalui Ciro Immobile setelah memanfaatkan blunder Benacer. Meski dikawal dua pemain Milan, kapten Lazio itu berhasil melepaskan tembakan kaki kiri dalam kotak penalti. Akan tetapi, sepakannya masih mampu diamankan Maignan.
Tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga laga berakhir dan AC Milan sukses mempertahankan keunggulan 2-0 atas Lazio. Di akhir laga, pelatih Lazio, Maurizio Sarri dikartu merah oleh wasit akibat terlibat friksi dengan official wasit.
(LN)
Leave a Reply