[Bursa Transfer] Hakan Calhanoglu Membelot ke Rival Demi Gaji Mahal

Kisah perjalanan cinta playmaker Hakan Calhanoglu selama empat musim bersama sang kekasih AC Milan akhirnya berakhir sudah, setelah masa kontrak sang pemain telah usai. Runner-up Liga Italia 2020/2021 itu ditinggal sang pemain ke rival abadi yang juga saudara sekota yakni Inter Milan dengan status bebas transfer.

AC Milan sendiri sejatinya telah mengupayakan kontrak baru bagi winger asal Turki menjelang berakhirnya masa bakti pada 30 Juni 2021 ini, namun sang pemain menolak tawaran terakhir dari Manajemen I Rossoneri (julukan AC Milan).

Setelah tidak menemui titik terang akan upaya negosiasi tersebut, Hakan Calhanoglu memilih untuk memilih mencari peruntungan baru dengan menerima pinangan sang juara Liga Italia musim 2020/2021, Inter Milan.

Calhanoglu memilih bergabung bersama Nerrazurri dikarenakan Inter Milan sendiri memberikan penawaran gaji yang lebih tinggi dari yang diberikan AC Milan. Hengkangnya Calhanoglu membuat lubang di posisi trequartista dalam formasi yang diusung pelatih Milan, Steano Pioli.

Pada bursa transfer musim panas 2021 ini, mau tidak mau I Rossoneri harus melakukan pencarian pemain baru guna mengisi posisi yang ditinggalkan oleh pemain Timnas Turki tersebut. Bahkan Milan juga kini berupaya mencari penyerang baru untuk menggantikan penyerang gaek mereka, Zlatan Ibrahimovich, yang akan berusia 40 tahun musim depan.

Calhanoglu didatangkan AC Milan dari klub Bundesliga, Bayern Leverkusen, pada musim 2017 dengan mahar 20 juta euro atau setara Rp 304,20 miliar. Bersama klub Merah-Hitam, winger 27 tahun itu telah mencatatkan 172 penampilan dengan membukukan 32 gol dan 48 assist.

Bersama Inter, Calhanoglu akan menjalankan masa baktinya selama tiga musim atau hingga 30 Juni 2024 dengan opsi perpanjangan satu musim, serta akan mendapat bayaran gaji tahunan senilai 5 juta euro atau sekitar Rp 86 miliar plus bonus.

Hakan Calhanoglu Dicap Pengkhianat!

Setelah tidak menemui kata sepakat dengan AC Milan, winger asal Turki, Hakan Calhanoglu, akhirnya memutuskan untuk memilih dan membelot ke Inter Milan yang menawarinya gaji lebih besar ketimbang AC Milan.

AC Milan sebenarnya telah berusaha menawarkan kontrak baru pada sang pemain, akan tetapi proposal penawaran yang dilakukan Milan mendapat penolakan dari pemain yang berposisi sebagai gelandang serang tersebut.

Keputusan gelandang berusia 27 tahun ini terbilang nekat lantaran kedua klub asal kota Milan itu memiliki rivalitas yang sangat panas.

Apalagi Liga Italia memiliki ciri khas nyata yang tak dimiliki oleh kompetisi Eropa lainnya, dimana loyalitas seorang pemain merupakan sebuah tradisi kuat yang mengakar di dalamnya. Selain raihan sebuah trofi, kesetiaan pemain merupakan satu di antara faktor penting untuk sebuah klub ataupun pendukung sekalipun.

Tentu Calhanoglu sendiri harus bersiap mendapatkan sambutan yang tidak hangat oleh para Milanisti (pendukung AC Milan) apabila kedua tim ini bentrok.

Kekecewaan, amarah dan luka yang diberikan Calhanoglu tentu akan membekas bagi I Rossoneri maupun Milanisti sendiri, terlebih label “Pengkhianat” akan disematkan oleh Calhanoglu dari para Milanisti nantinya.

(LN)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*