[EURO 2020] Portugal 2–4 Jerman: Der Panzer Hancurkan Seleccao das Quinas

Duel klasik sekaligus super big match antara Portugal versus Jerman dalam lanjutan babak fase grup F harus berkesudahan dengan kemenangan untuk Jerman. Bermain di Allianz Arena, Munich, Sabtu (19/6) malam WIB, drama enam gol terjadi yang mana empat untuk Jerman dan dua untuk Portugal.

Empat gol kemenangan Der Panzer (julukan Jerman) masing-masing dipersembahkan oleh 2 gol bunuh diri pemain Portugal, Ruben Dias (35’) dan Rapahel Guerreiro (39’) dan dua lainnya dari winger serta wing back Jerman yaitu Kai Havertz (51’) dan Robin Gosens (60’).

Sementara tuan rumah Portugal hanya bisa mencetak dua gol saja via Cristiano Ronaldo (15’) dan Diogo Jota (67’).

Dengan kemenangan yang didapat ini, skuad asuhan Joachim Loew berhasil memetik tiga poin perdananya setelah di laga pertamanya kalah dari Perancis dan mereka kini naik ke posisi kedua menempel ketat Perancis di posisi satu.

Sementara bagi Portugal, kekalahan ini membuat mereka merosot ke posisi ketiga digusur Jerman. Seleccao das Quinas memiliki poin sama dengan Jerman, akan tetapi kalah head to head dan defisit gol.

Jalannya Petandingan

Sejak menit awal, kedua kesebelasan yang turun dengan skuad terbaiknya langsung menyajikan permainan terbuka.

Seolah tak ingin kalah di rumahnya sendiri meskipun bertindak sebagai tim tamu, Jerman yang dihuni pemain-pemain muda langsung menekan tuan rumah Portugal. Tepat empat menit berjalan, Robin Gosens langsung membobol gawang Portugal yang dikawal Rui Patricio. Namun, wasit mengulir gol tersebut karena Serge Gnabry terlihat dalam posisi offside.

Keasikan menyerang, gawang Jerman malah kebobolan di menit ke-15. Bermula dari serangan balik cepat, Bernardo Silva memberikan umpan lob kepada Diogo Jota kemudian diteruskan kepada Cristiano Ronaldo. Tanpa menunggu lama, winger yang bermain untuk Juventus itu langsung menceploskan bola ke gawang dijaga Manuel Neuer.

Selepas gol pertama, Der Panzer kian tampil menekan dan terlihat dominan melakukan penguasaan bola serta melakukan percobaan ke arah gawang sehingga membuat tuan rumah kewalahan dan tampil bertahan.

Pada menit ke-35 barulah Toni Kroos dkk menyamakan kedudukan lewat serangan balik di sisi kiri pertahanan Portugal melalui Robin Gosens. Gosens yang tak terkawal melakukan umpan kencang ke kotak penalti yang mana susdah ditunggu Havertz. Bola hasil umpan Gosens mengenai kaki Ruben Dias yang saat bersamaan melakukan pengawalan terhadap Kai Havertz.

Empat menit berselang, gawang Portugal kembali kebobolan. Lagi dan lagi gawang Rui Patricio kembali dibobol oleh rekannya sendiri yakni Raphael Guerreiro yang salah mengantisipasi umpan kencang dari pemain Jerman, Joshua Kimmich.

Skor 2-1 pun menyudahi laga babak pertama antara Portugal versus Jerman untuk keunggulan tim tamu Jerman.

Memasuki babak kedua, kedua tim melakukan pembenahan terhadap pola mainnya dan tidak ada penurunan pada tempo permainan.

Pada menit ke-51 Jerman kembali menambah keunggulan atas Portugal menjadi 3-1 lewat Kai Havertz memanfaatkan umpan Robin Gosens. Lagi-lagi aksi Robin Gosens menjadi momok yang paling merepotkan di sisi kanan pertahanan Portugal.

Timnas Jerman seolah kesetanan di babak kedua kali ini. Selepas gol ketiga, anak-anak Die Mannschaft kembali membobol gawang lawan. Kali aksi Gosens di menit ke-61 membuat Portugal seakan tenggelam merana. Pemain yang bermain untuk klub Serie A, Atalanta, ikut serta membobol gawang lawan setelah memanfaatkan crossing manja Joshua Kimmich. Pergerakan kedua wing back itu terlihat sangat merepotkan barisan pertahanan Portugal.

Portugal yang kian tertekan, berusaha bangkit dan mencoba keluar dari tekanan tim lawan. Beberapa kali percobaan ancaman terus dilancarkan oleh anak-anak Fernando Santos dan itu terlihat ketika sepakan jarak jauh Renato Sanches hanya membentur mistar gawang Manuel Neuer.

Upaya Portugal untuk memperkecil jarak baru membuahkan hasil pada menit ke-67. Melalui tendangan bebas Raphael Guerreiro diteruskan Cristiano Ronaldo kemudian diteruskan ke Diogo Jota yang berdiri bebas di depan gawang.

Wasit sempat melihat Video Assistant Referee (VAR) sebelum akhirnya mengesahkan gol pemain Liverpool. Upaya kedua kesebelasan untuk menambah gol pun tidak kesampaian lagi sehingga skor 4-2 bertahan hingga wasit meniup pluit panjang akhir pertandingan.

(LN)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*